Kriminal, Gojek Ogah Buka Akun 17 Driver Online
Rabu, 23 September 2020 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Aksi driver taksi online itu hanya bisa dilakukan di luar pagar kantor PT GI. Mereka membuat tenda kecil di atas trotoar sebagai tempat berteduh dari teriknya matahari. Sementara pintu gerbang kantor tampak tertutup rapat.
Sementara itu, Head Regional Corporate Affairs Gojek Jabar, Jateng & DIY, Arum Prasodjo, menyampaikan, untuk melindungi keamanan akun mitra dan menjaga kepercayaan pelanggan, Gojek mewajibkan mitra untuk menggunakan akun sendiri. (Baca: Ratusan Driver Gocar Demo Kantor Gubernur Jateng)
Penggunaan akun milik orang lain (akun joki) tidak diperbolehkan dan merupakan pelanggaran sehingga akun tersebut akan dinonaktifkan. "Akan tetapi, Gojek juga memahami ada mitra-mitra yang aktif, memiliki kinerja yang baik dan menjadikan Gojek sebagai pekerjaan utama, namun sayangnya tidak menggunakan akun miliknya sendiri," ujar Arum.
PT GI pun meluncurkan fitur verifikasi muka bagi seluruh mitra driver. Dengan fitur itu Gojek menjalankan evaluasi akun joki. Program ini memberikan kesempatan bagi semua mitra yang menggunakan akun bukan atas nama sendiri namun aktif beroperasi, akan diberikan satu kali kesempatan untuk dievaluasi akunnya.
Apabila lolos evaluasi, mitra akan diberikan akun miliknya sendiri dan akun sebelumnya tersebut akan dinonaktifkan. "Proses evaluasi diukur dari penilaian terhadap kinerja akun tersebut serta ada tidaknya pelanggaran berat seperti order fiktif, memakai aplikasi terlarang, menyelesaikan order tanpa mengantar, melakukan pelecehan terhadap pelanggan, dan pelanggaran berat lainnya," jelas dia.
Sementara itu, Head Regional Corporate Affairs Gojek Jabar, Jateng & DIY, Arum Prasodjo, menyampaikan, untuk melindungi keamanan akun mitra dan menjaga kepercayaan pelanggan, Gojek mewajibkan mitra untuk menggunakan akun sendiri. (Baca: Ratusan Driver Gocar Demo Kantor Gubernur Jateng)
Penggunaan akun milik orang lain (akun joki) tidak diperbolehkan dan merupakan pelanggaran sehingga akun tersebut akan dinonaktifkan. "Akan tetapi, Gojek juga memahami ada mitra-mitra yang aktif, memiliki kinerja yang baik dan menjadikan Gojek sebagai pekerjaan utama, namun sayangnya tidak menggunakan akun miliknya sendiri," ujar Arum.
PT GI pun meluncurkan fitur verifikasi muka bagi seluruh mitra driver. Dengan fitur itu Gojek menjalankan evaluasi akun joki. Program ini memberikan kesempatan bagi semua mitra yang menggunakan akun bukan atas nama sendiri namun aktif beroperasi, akan diberikan satu kali kesempatan untuk dievaluasi akunnya.
Apabila lolos evaluasi, mitra akan diberikan akun miliknya sendiri dan akun sebelumnya tersebut akan dinonaktifkan. "Proses evaluasi diukur dari penilaian terhadap kinerja akun tersebut serta ada tidaknya pelanggaran berat seperti order fiktif, memakai aplikasi terlarang, menyelesaikan order tanpa mengantar, melakukan pelecehan terhadap pelanggan, dan pelanggaran berat lainnya," jelas dia.
(don)
Lihat Juga :