Serang Petugas dengan Pistol, 2 Napi Asimilasi Tewas Didor Polisi
Selasa, 05 Mei 2020 - 08:29 WIB
loading...
Sejumlah barang bukti kejahatan dua bandit yang ditembak mati anggota Polda Jatim, diamankan petugas. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa (5/5/2020) dini hari menembak mati dua pencuri kendaraan bermotor lantaran melawan yang hendak ditangkap. Keduanya, hendak menyerang petugas dengan menggunakan senjata api dan parang.
(Baca juga: Lagi, Tenaga Kesehatan di Kota Malang Positif COVID-19 )
Dua bandit yang kerap bertindak sadis terhadap korbannya itu bernama Zainul Arifin alias Pitik (36) asal Dusun Jogosari, Desa Jogonalah, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dan M. Imron Rosadi alias Baron (40) asal Dusun Kanigoro, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.
Kedua penjahat yang terpaksa ditembak mati oleh anggota Polda Jatim tersebut, merupakan penerima program asimilasi dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham).
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Oki Ahadian Purwono mengatakan, tindakan tegas dan terukur itu dilakukan petugas saat keduanya hendak ditangkap di kawasan Gempol, Pasuruan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua bandit ini sudah beraksi di wilayah Trenggalek, Blitar dan Tulungagung. Keduanya mencuri motor hingga mobil.
(Baca juga: Lagi, Tenaga Kesehatan di Kota Malang Positif COVID-19 )
Dua bandit yang kerap bertindak sadis terhadap korbannya itu bernama Zainul Arifin alias Pitik (36) asal Dusun Jogosari, Desa Jogonalah, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dan M. Imron Rosadi alias Baron (40) asal Dusun Kanigoro, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan.
Kedua penjahat yang terpaksa ditembak mati oleh anggota Polda Jatim tersebut, merupakan penerima program asimilasi dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham).
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Oki Ahadian Purwono mengatakan, tindakan tegas dan terukur itu dilakukan petugas saat keduanya hendak ditangkap di kawasan Gempol, Pasuruan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua bandit ini sudah beraksi di wilayah Trenggalek, Blitar dan Tulungagung. Keduanya mencuri motor hingga mobil.
Lihat Juga :