Hari Ini, Jumlah Pasien COVID-19 Sembuh Lampaui Kasus Positif

Selasa, 22 September 2020 - 21:55 WIB
loading...
Hari Ini, Jumlah Pasien COVID-19 Sembuh Lampaui Kasus Positif
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jabar Daud Achmad. Foto/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar) pada Selasa (22/9/2020) pukul 18.30 menampilkan jumlah pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 588 orang.

Jumlah tersebut melampaui penambahan kasus COVID-19 baru hari ini, sebanyak 575 orang. Sedangkan pasien meninggal akibat virus Corona bertambah 11 orang, sehingga total 330 warga Jabar telah kehilangan nyawa akibat COVID-19. (BACA JUGA: Kasus COVID-19 Turun dan Angka Kesembuhan Naik, Cimahi Zona Oranye )

Total pasien COVID-19 di Jabar yang telah sembuh sebanyak 10.755 orang. Pasien COVID-19 yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri 6.992 orang. Kasus COVID-19 di Jabar secara akumulatif mencapai 18.077 orang. (BOLEH DIKLIK: Anggaran Tersedot COVID-19, Ini yang Jadi Atensi Besar Ridwan Kamil )

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, angka rata-rata kesembuhan atau recovery rate di Jabar tinggi mencapai 58.91 persen. Terdapat 16 kabupaten dan kota di Jabar yang angka kesembuhannya tinggi di atas rata-rata kesembuhan provinsi. (BACA JUGA: Ganjar Ngamuk di Kantin DPRD Jateng, Ini Reaksi Ketua Dewan )

"Saat ini recovery rate kita (Jabar) sudah 58 persen. Lebih banyak pasien sembuh dibanding yang dirawat. Tapi jangan sampai membuat masyarakat terlena dengan kondisi itu," kata Daud Ahmad seusai rapat koordinasi GTPP COVID-19 Jabar di Mapolda Jabar, Senin (21/9/2020).

GTPP COVID-19 Jabar, ujar Daud, menargetkan jumlah pasien COVID-19 yang sembuh terus bertambah melampui kasus positif aktif. Kondisi saat ini sedang dalam proses mencapai target tersebut.

Menurut Daud, selama proses tes swab, rapid, dan PCR terus dilakukan, kasus positif baru pasti akan ditemukan. Pemprov Jabar menargetkan tes COVID-19 massal 1 persen dari jumlah penduduk.

Saat ini, tes rapid dan PCR sudah dilakukan terhadap 682.632 orang. Namun tes PCR yang dinilai lebih akurat dibanding tes rapid baru dilakukan terhadap 324.020 warga Jabar. Sedangkan tes Covid 19 minimal harus 1 persen dari jumlah penduduk atau sekira 500 ribu orang.
(awd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1054 seconds (10.177#12.26)