Pemkot Depok Minta Pembatasan dalam KRL Commuter Line

Senin, 04 Mei 2020 - 20:54 WIB
loading...
Pemkot Depok Minta Pembatasan...
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku, sudah mengusulkan pada PT KAI melalui Kementerian Perhubungan untuk melakukan evaluasi pertimbangan pembatasan di Commuter Line. SINDOnews/R Ratna Purnama
A A A
DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku, sudah mengusulkan pada PT KAI melalui Kementerian Perhubungan untuk melakukan evaluasi pertimbangan pembatasan di KRL Commuter Line. Apalagi data terbaru ditemukan tiga penumpang KRL Commuter Line dinyatakan positif COVID-19 setelah dilakukan swab test.

“Kami dari bupati, wali kota di bodebek sering diskusi membahas masalah ini. Kami akan usulkan kembali untuk perhatian PT KAI lewat kemenhub untuk evaluasi pertimbangan pembatasan di KRL,” katanya, Senin (4/5/2020).

Usulan terse but, kata Idris, sudah disampaikan dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua. Namun hingga saat ini belum ada jawaban dari Pemerintah, dalam hal ini Kemenhub maupun PT KAI.

“Itu juga salah satu usulan kami dalam PSBB tahap kedua karena memang belum ada jawaban dari pemerintah dari kementerian maupun PT KAI,” sebutnya. (Baca juga; 3 Penumpang KRL Positif COVID-19, Bupati Bogor Minta PT KAI Perketat Pengawasan )

Idris menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mempertimbangkan melakukan swab test massal di tempat umum seperti yang dilakukan Kota Bogor. Pemkot Depok berencana melakukan tes serupa di tempat umum dengan tingkat kerumunan tinggi.

“Swab test di tempat umum akan kita pertimbangkan khususnya wilayah zona merah tertinggi, ODP, PDP tertinggi. Kita akan lihat teknisnya jangan sampai bermasalah nanti,” sebutnya.

Namun, jika tidak memungkinkan, maka dilakukan rapid test terlebih dulu di tempat umum. Namun secara teknis akan dibahas lebih lanjut. “ Kemarin ada usulan rapid di tempat kerumanan orang,” ucap Idris.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
KRL Duri-Tangerang Gangguan,...
KRL Duri-Tangerang Gangguan, Penumpang Cemas
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Menteri PPPA Minta Maaf...
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Viral Kasus Pelecehan...
Viral Kasus Pelecehan Seksual di KRL, KAI Sudah Serahkan Pelaku ke Polisi
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved