KRL Commuter Line Tertemper Mobil di Cilebut, Rekayasa Pola Operasi Diberlakukan
Sabtu, 19 April 2025 - 20:16 WIB
loading...
KAI Commuter memberlakukan rekayasa pola operasi sejumlah perjalanan usai KRL Commuter Line nomor 1040 rute Manggarai-Bogor tertemper mobil di Cilebut, Sabtu (19/4/2025). Foto/Ist
A
A
A
BOGOR - KAI Commuter memberlakukan rekayasa pola operasi sejumlah perjalanan usai KRL Commuter Line nomor 1040 rute Manggarai-Bogor tertemper mobil. Kecelakaan ini terjadi di perlintasan sebidang JPL 27, Cilebut, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/4/2025) sekitar pukul 17.55 WIB.
KAI Commuter juga menyampaikan bahwa operasional KRL untuk sementara waktu dilakukan menggunakan satu jalur, dan perjalanan Commuter Line ke arah selatan hanya akan berlangsung hingga Stasiun Cilebut dan Stasiun Bojong Gede sebelum kembali lagi menuju Manggarai atau Jakarta Kota.
Baca juga: KRL Commuter Line Rute Manggarai-Bogor Tertemper Mobil di Cilebut
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Rekayasa pola operasi diberlakukan demi keselamatan dan kelancaran evakuasi,” tulis KAI Commuter dalam keterangannya.
KAI Commuter juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, serta memprioritaskan perjalanan kereta demi keselamatan bersama.
Hingga saat ini, proses evakuasi rangkaian KA 1040 masih berlangsung dan KRL belum bisa diberangkatkan dari lokasi kejadian.
KAI Commuter juga menyampaikan bahwa operasional KRL untuk sementara waktu dilakukan menggunakan satu jalur, dan perjalanan Commuter Line ke arah selatan hanya akan berlangsung hingga Stasiun Cilebut dan Stasiun Bojong Gede sebelum kembali lagi menuju Manggarai atau Jakarta Kota.
Baca juga: KRL Commuter Line Rute Manggarai-Bogor Tertemper Mobil di Cilebut
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Rekayasa pola operasi diberlakukan demi keselamatan dan kelancaran evakuasi,” tulis KAI Commuter dalam keterangannya.
KAI Commuter juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, serta memprioritaskan perjalanan kereta demi keselamatan bersama.
Hingga saat ini, proses evakuasi rangkaian KA 1040 masih berlangsung dan KRL belum bisa diberangkatkan dari lokasi kejadian.
Lihat Juga :