Kube Diharap Dorong Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi COVID-19
Minggu, 20 September 2020 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Bupati Indah menambahkan, sektor ekonomi biasanya menjadi persoalan yang paling pelik dihadapi masyarakat, disebabkan sulitnya mengakses lembaga keuangan untuk mendapatkan kemudahan pinjaman modal usaha. Kendati begitu, kata dia, di Luwu Utara hal tersebut tidak terjadi. Mengingat Luwu Utara dinilai paling cepat dan aktif memfasilitasi warganya dalam mengakses lembaga keuangan.
“Kita di Luwu Utara, alhamdulillah sudah diperhitungkan dan selalu mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan sebagai salah satu kabupaten tercepat dan cukup aktif dalam memfasilitasi warganya mengakses lembaga keuangan di daerah,” bebernya.
“Bahkan Luwu Utara salah satu dari dua daerah di Sulsel yang mendapatkan reward dari pemerintah pusat terkait penanganan COVID-19, dan kita mendapat DID sebesar Rp14,9 miliar,” sambung dia.
Untuk itu, dia berharap program ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah daerah mempunyai komitmen yang cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Fakir Miskin, Nur Anifah, menyebutkan tujuan pelatihan ini untuk memberikan pemahaman terhadap kelompok, terkait manajemen dan memberikan keterampilan wirausaha sebagai motivasi kepada anggota kelompok dalam mengelola usahanya.
“Kita di Luwu Utara, alhamdulillah sudah diperhitungkan dan selalu mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan sebagai salah satu kabupaten tercepat dan cukup aktif dalam memfasilitasi warganya mengakses lembaga keuangan di daerah,” bebernya.
“Bahkan Luwu Utara salah satu dari dua daerah di Sulsel yang mendapatkan reward dari pemerintah pusat terkait penanganan COVID-19, dan kita mendapat DID sebesar Rp14,9 miliar,” sambung dia.
Untuk itu, dia berharap program ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah daerah mempunyai komitmen yang cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Fakir Miskin, Nur Anifah, menyebutkan tujuan pelatihan ini untuk memberikan pemahaman terhadap kelompok, terkait manajemen dan memberikan keterampilan wirausaha sebagai motivasi kepada anggota kelompok dalam mengelola usahanya.
Lihat Juga :