Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Jum'at, 13 Maret 2026 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Andrie langsung turun dari motor dan meminta pertolongan warga sekitar. Novel mengaku prihatin dengan kejadian tragis itu. Mantan anggota Kepolisian Republik Indonesia 1999-2014 itu menduga serangan kepada Andrie mengarah kepada pembunuhan.
"Yang pertama saya ingin menyampaikan bahwa Andri Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya dia. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak. Itu satu poin penting yang ingin saya sampaikan," kata Novel kepada awak media, termasukSindoNews di Kantor YLBHI, Jakarta pada Jumat (13/3/2026).
Baca juga: Kronologi Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras usai Podcast di YLBHI
"Dan hari ini dia diserang, eh tadi malam ya, dia diserang yang serangannya itu saya yakin maksudnya membunuh. Kalau tidak, pelaku ini menghendaki cacat permanen. Begitu jahatnya pelaku ini. Saya ingin menggambarkan bahwa ini kejahatan yang sangat serius dan biadab. Yang diserang adalah orang baik. Dia kritis, dia peduli, dia mencintai negaranya," sambungnya.
Novel Baswedan diketahui merupakan penyintas korban penyerangan menggunakan air keras. Mantan penyidik KPK 2007-2021 itu mengalami cacat permanen pada mata kirinya akibat disiram air keras pada April 2017 silam.
"Yang pertama saya ingin menyampaikan bahwa Andri Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya dia. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak. Itu satu poin penting yang ingin saya sampaikan," kata Novel kepada awak media, termasukSindoNews di Kantor YLBHI, Jakarta pada Jumat (13/3/2026).
Baca juga: Kronologi Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras usai Podcast di YLBHI
"Dan hari ini dia diserang, eh tadi malam ya, dia diserang yang serangannya itu saya yakin maksudnya membunuh. Kalau tidak, pelaku ini menghendaki cacat permanen. Begitu jahatnya pelaku ini. Saya ingin menggambarkan bahwa ini kejahatan yang sangat serius dan biadab. Yang diserang adalah orang baik. Dia kritis, dia peduli, dia mencintai negaranya," sambungnya.
Novel Baswedan diketahui merupakan penyintas korban penyerangan menggunakan air keras. Mantan penyidik KPK 2007-2021 itu mengalami cacat permanen pada mata kirinya akibat disiram air keras pada April 2017 silam.
Lihat Juga :