Jelang 1 Abad, Pesantren Cipasung Luncurkan Kampung Pangan dan Santripreneur
Sabtu, 29 November 2025 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, KH Asep mengatakan peluncuran Program Kampung Pangan dan Santripreneur menjadi momentum transformasi Ponpes Cipasung menjelang usianya yang ke-100. “Dari pesantren harus lahir santri yang bukan hanya alim, tetapi juga pemimpin yang adil, dermawan, pengusaha, dan profesional di berbagai bidang. Ini tuntutan zaman,” katanya.
Program ini juga diapresiasi oleh keluarga besar Cipasung, termasuk KH Acep Adang Ruhiat dan KH Ubaidillah Ruhiat, yang secara simbolis menerima bahan pangan untuk mendukung dapur pesantren.
Kiai Asep menjelaskan, dengan program Kampung Pangan dan Santripreneur, Ponpes Cipasung menegaskan tekadnya menjadi lumbung pangan, pusat pemberdayaan ekonomi, dan pesantren yang siap melahirkan generasi santri yang unggul secara spiritual dan produktif secara ekonomi.
Kiai Asep mengajak semua santri dan semua keluarga pesantren untuk melakukan transformasi dengan gemuruh pesantren mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan, yaitu Indonesia maju adil makmur sejahtera.
”Peluncuran program ini menjadi tonggak penting bagi Cipasung menuju usia satu abad,sebuah penanda transformasi besar dari pesantren tradisional menuju pesantren mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.
Program ini juga diapresiasi oleh keluarga besar Cipasung, termasuk KH Acep Adang Ruhiat dan KH Ubaidillah Ruhiat, yang secara simbolis menerima bahan pangan untuk mendukung dapur pesantren.
Kiai Asep menjelaskan, dengan program Kampung Pangan dan Santripreneur, Ponpes Cipasung menegaskan tekadnya menjadi lumbung pangan, pusat pemberdayaan ekonomi, dan pesantren yang siap melahirkan generasi santri yang unggul secara spiritual dan produktif secara ekonomi.
Kiai Asep mengajak semua santri dan semua keluarga pesantren untuk melakukan transformasi dengan gemuruh pesantren mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan, yaitu Indonesia maju adil makmur sejahtera.
”Peluncuran program ini menjadi tonggak penting bagi Cipasung menuju usia satu abad,sebuah penanda transformasi besar dari pesantren tradisional menuju pesantren mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :