PKK Sulsel Salurkan Paket Sembako untuk 3 Kabupaten Kasus Corona Tertinggi
Senin, 04 Mei 2020 - 12:32 WIB
loading...
Ketua TP PKK Sulsel Lies F Nurdin menyerahkan bantuan paket sembako kepada tiga kabupaten dengan kasus covid-19 tertinggi di wilayahnya. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Lies F Nurdin, menyalurkan masing-masing 600 paket bantuan pangan kepada Kabupaten Gowa, Sidrap dan Maros pada Senin (4/5/2020). Tiga daerah ini merupakan kabupaten dengan kasus virus corona alias covid-19 tertinggi di Sulsel.
Penyaluran paket sembako itu sendiri dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Lies menyerahkan langsung bantuan sembako itu kepada masing-masing ketua TP PKK ketiga daerah tersebut.
"Hari ini hadir Ketua PKK Maros, Gowa dan Sidrap, dari PKK Provinsi kami menyerahkan paket sembako untuk kabupaten yang jumlah (pasien) covid-nya agak banyak dari kabupaten lain. Insha Allah bisa bermanfaat," terang Lies F Nurdin usia penyerahan bantuan.
Baca Juga: PKK Sulsel Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu Selama Ramadhan
Ia menyebutkan paket bantuan pangan yang diberikan masing-masing berisi 10 kilogram beras, telur, minyak, gula serta ikan sarden. Kata Lies, bantuan ini diberikan guna mensupport masyarakat yang terdampak langsung pandemi covid-19.
Penyaluran paket sembako itu sendiri dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Lies menyerahkan langsung bantuan sembako itu kepada masing-masing ketua TP PKK ketiga daerah tersebut.
"Hari ini hadir Ketua PKK Maros, Gowa dan Sidrap, dari PKK Provinsi kami menyerahkan paket sembako untuk kabupaten yang jumlah (pasien) covid-nya agak banyak dari kabupaten lain. Insha Allah bisa bermanfaat," terang Lies F Nurdin usia penyerahan bantuan.
Baca Juga: PKK Sulsel Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu Selama Ramadhan
Ia menyebutkan paket bantuan pangan yang diberikan masing-masing berisi 10 kilogram beras, telur, minyak, gula serta ikan sarden. Kata Lies, bantuan ini diberikan guna mensupport masyarakat yang terdampak langsung pandemi covid-19.
Lihat Juga :