Ngebor Tanah Buat Sumur, Warga Grobogan Dikagetkan Semburan Gas

Sabtu, 12 September 2020 - 17:03 WIB
loading...
Ngebor Tanah Buat Sumur, Warga Grobogan Dikagetkan Semburan Gas
Semburan gas muncul saat warga Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jateng, melakukan pengeboran tanah untuk membuat sumur. Foto/iNews TV/Rustaman Nusantara
A A A
GROBOGAN - Warga Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan , Jawa Tengah, dikagetkan dengan munculnya semburan gas hingga setinggi lima meter saat melakukan pengeboran tanah untuk membuat sumur.

(Baca juga: Percikan Api Pengelasan Akibatkan Kerugian Rp1 Triliun )

Saat melakukan pengeboran tanah di kebun milik Feriwanto, warga dikagetkan dengan suara bergemuruh dari dalam tanah. Lalu muncul semburan gas setinggi lima meter, pada Jumat (11/9/2020), hingga Sabtu (12/9/2020) tekanan gas semakin membesar.

Untuk memastikan adanya gas , warga berusaha menyalakan api di atas pipa yang ditancapkan di lubang pengeboran. Api terlihat menyala di ujung pipa yang menancap di tanah. Kobarannya semakin besar saat tertiup angin.

Polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi semburan gas , untuk mengantisipasi bahaya yang bisa setiap saat muncul dan berpotensi mencelakai warga. "Pengerjaan pengeboran sudah berlangsung selama lima hari," ujar Feriwanto.

(Baca juga: 550 Personel Disiagakan, Jangan Bikin Rusuh di Pilkada Rembang )

Dia juga mengatakan, saat proses pengeboran sempat menyemburkan air setinggi satu meter. Namun beberapa jam kemudian air surut dan berganti dengan semburan gas yang cukup besar.

"Awalnya saya rasakan ada uap yang sangat panas dari dalam sumur. Mengetahui hal itu, akhirnya aktivitas pengeboran dihentikan lalu saya melaporkan ke pemerintah desa," ungkapnya. (Baca juga: Eri Cahyadi Doakan Machfud Arifin Segera Sembuh dari COVID-19 )

Tim Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah diturunkan ke lokasi untuk memeriksa semburan gas tersebut. Pemilik lahan juga diminta untuk mengawasi semburan tersebut selama sepekan ke depan, jika kondisinya stabil bahkan semakin besar, maka semburan gas bisa dimanfaatkan pemilik lahan dan warga sekitar untuk bahan bakar rumah tangga.

Kejadian semburan gas dengan tekanan sangat besar tersebut, baru pertama kali ini terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Warga sempat panik jika semburan gas tersebut memunculkan racun dan membahayakan warga sekitar.

(Baca juga: Banjir 2 Meter Rendam Ratusan Rumah Warga di Marbau )

Setelah mengetahui gas tersebut tidak mengandung racun berbahaya, kini warga berharap agar semburan gas bisa stabil dan bisa dikelola warga dan desa untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Tetapi apabila membahayakan, maka pemilik sumur bersedia menutup sumur tersebut.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3334 seconds (10.177#12.26)