Tim Velox Pejaten BIN Mondar-Mandir di Terminal Bandung, Ada Apa?
Kamis, 10 September 2020 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
"Rangkaian kegiatan ini sekaligus sebagai upaya sosialisasi tatanan protokol kesehatan melalui adaptasi kebiasaan baru dalam menghadapi wabah COVID-19 seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah," tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga terminal yang juga sopir angkutan kota jurusan Terminal Ledeng-Cicaheum, Imam sempat kaget dengan kehadiran sejumlah orang berseragam BIN. Meski begitu, dia mengaku senang karena mereka hadir untuk melakukan sosialisasi dan penyemprotan disenfektan di terminal tempatnya bekerja.
"Alhamdulillah, kita senang karena dapat perhatian dari BIN. Penyemprotan dan sosialisasi macam ini memang penting, agar terhindar dari Corona," tuturnya. (BACA JUGA: Diguyur Hujan, Ribuan Rumah Warga di Medan Utara Terendam Banjir)
Imam pun meyakinkan, dirinya bersama rekan-rekannya sesama sopir memahami protokol pencegahan COVID-19 dengan selalu menggunakan masker. Bahkan, kata dia, dirinya dan teman-temannya sudah terbiasa mencuci tangan di tempat-tempat cuci tangan yang terpasang di setiap sudut Terminal Ledeng.
"Kita sudah biasa sering cuci tangan karena di terminal ini juga disediakan fasilitas cuci tangan, masker pun gak pernah dilepas, kecuali untuk makan minum," katanya.
Pantauan SINDOnews, belasan anggota Tim Velox Pejaten berbagi tugas dalam kegiatan dekontaminasi itu. Sebagian bertugas memberikan sosialisasi dan membagi-bagikan masker, hand sanitizer, hingga vitamin serta sebagian anggota tim lainnya melakukan penyemprotan dengan menyisir setiap sudut dan bagian Terminal Ledeng.
Sementara itu, salah seorang warga terminal yang juga sopir angkutan kota jurusan Terminal Ledeng-Cicaheum, Imam sempat kaget dengan kehadiran sejumlah orang berseragam BIN. Meski begitu, dia mengaku senang karena mereka hadir untuk melakukan sosialisasi dan penyemprotan disenfektan di terminal tempatnya bekerja.
"Alhamdulillah, kita senang karena dapat perhatian dari BIN. Penyemprotan dan sosialisasi macam ini memang penting, agar terhindar dari Corona," tuturnya. (BACA JUGA: Diguyur Hujan, Ribuan Rumah Warga di Medan Utara Terendam Banjir)
Imam pun meyakinkan, dirinya bersama rekan-rekannya sesama sopir memahami protokol pencegahan COVID-19 dengan selalu menggunakan masker. Bahkan, kata dia, dirinya dan teman-temannya sudah terbiasa mencuci tangan di tempat-tempat cuci tangan yang terpasang di setiap sudut Terminal Ledeng.
"Kita sudah biasa sering cuci tangan karena di terminal ini juga disediakan fasilitas cuci tangan, masker pun gak pernah dilepas, kecuali untuk makan minum," katanya.
Pantauan SINDOnews, belasan anggota Tim Velox Pejaten berbagi tugas dalam kegiatan dekontaminasi itu. Sebagian bertugas memberikan sosialisasi dan membagi-bagikan masker, hand sanitizer, hingga vitamin serta sebagian anggota tim lainnya melakukan penyemprotan dengan menyisir setiap sudut dan bagian Terminal Ledeng.
(vit)
Lihat Juga :