Tim Velox Pejaten BIN Mondar-Mandir di Terminal Bandung, Ada Apa?

Kamis, 10 September 2020 - 14:02 WIB
loading...
Tim Velox Pejaten BIN...
Anggota Tim Velox Pejaten BIN saat melakukan penyemprotan di kawasan Terminal Ledeng, Kota Bandung, Kamis (10/9/2020). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Sejumlah anggota Tim Velox Pejaten Badan Intelijen Negara (BIN) terlihat mondar- mandir di kawasan Terminal Ledeng, Jalan Setiabudi, Kota Bandung , Kamis (10/9/2020).

Kehadiran mereka sempat menarik perhatian warga Terminal Ledeng, mulai dari petugas terminal, sopir angkutan umum, pedagang, hingga warga sekitar. Terlebih, sejumlah kendaraan, termasuk mobil penyemprot disinfektan bertuliskan Tim Dekontiminasi BIN terparkir di salah satu sudut terminal.

Usut punya usut, mereka tengah melakukan upaya dekontaminasi COVID-19 di salah satu fasilitas publik di ujung utara Kota Bandung itu. Upaya deteksi dan cegah dini itu pun disertai sosialiasi terkait bahaya COVID-19 hingga pembagian masker, hand sanitizer, dan vitamin kepada warga terminal. (BACA JUGA: Ribuan Rumah di Kota Padang Terendam Banjir)

"Kami terus melakukan berbagai aksi nyata dalam rangka melaksanakan dekontaminasi sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini COVID-19, seperti yang kami lakukan di Terminal Lereng ini," ujar Juru Bicara Tim C Velox Pejaten BIN, Galih Ramadhan di sela-sela kegiatan dekontiminasi.

Menurut Galih, sejak Maret 2020 lalu, upaya dekontaminasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 itu terus dilakukan secara masif dengan menyasar berbagai fasilitas publik dan sosial, mulai dari tempat ibadah, pasar, stasiun, bandara, terminal, pondok pesantren, hingga panti asuhan.

"Upaya ini pun sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2011, yakni BIN bertugas melakukan deteksi dini dan cegah dini berbagai ancaman, termasuk ancaman COVID-19 maupun wabah lainnya yang dianggap dapat mengancam kehidupan dan eksistensi bangsa Indonesia," jelas Galih.

Disinggung pemilihan terminal, khususnya Terminal Ledeng sebagai sasaran dekontaminasi, Galih mengatakan, dekontaminasi di kawasan terminal penting dilakukan mengingat masih tingginya potensi kerawanan penyebaran COVID-19 di fasilitas umum yang rutin digunakan oleh masyarakat itu. (BACA JUGA: Ayah Tega Merudapaksa Anak Gadisnya, Abang Kandung Tak Kalah Bejadnya)

"Rangkaian kegiatan ini sekaligus sebagai upaya sosialisasi tatanan protokol kesehatan melalui adaptasi kebiasaan baru dalam menghadapi wabah COVID-19 seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah," tandasnya.

Sementara itu, salah seorang warga terminal yang juga sopir angkutan kota jurusan Terminal Ledeng-Cicaheum, Imam sempat kaget dengan kehadiran sejumlah orang berseragam BIN. Meski begitu, dia mengaku senang karena mereka hadir untuk melakukan sosialisasi dan penyemprotan disenfektan di terminal tempatnya bekerja.

"Alhamdulillah, kita senang karena dapat perhatian dari BIN. Penyemprotan dan sosialisasi macam ini memang penting, agar terhindar dari Corona," tuturnya. (BACA JUGA: Diguyur Hujan, Ribuan Rumah Warga di Medan Utara Terendam Banjir)

Imam pun meyakinkan, dirinya bersama rekan-rekannya sesama sopir memahami protokol pencegahan COVID-19 dengan selalu menggunakan masker. Bahkan, kata dia, dirinya dan teman-temannya sudah terbiasa mencuci tangan di tempat-tempat cuci tangan yang terpasang di setiap sudut Terminal Ledeng.

"Kita sudah biasa sering cuci tangan karena di terminal ini juga disediakan fasilitas cuci tangan, masker pun gak pernah dilepas, kecuali untuk makan minum," katanya.

Pantauan SINDOnews, belasan anggota Tim Velox Pejaten berbagi tugas dalam kegiatan dekontaminasi itu. Sebagian bertugas memberikan sosialisasi dan membagi-bagikan masker, hand sanitizer, hingga vitamin serta sebagian anggota tim lainnya melakukan penyemprotan dengan menyisir setiap sudut dan bagian Terminal Ledeng.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Bantuan Masker,...
Terima Bantuan Masker, Warga di Tebet: Terima Kasih MNC Peduli
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Masker untuk Program Kemasyarakatan ke Damkar Tebet
Hujan di Jakarta Mengandung...
Hujan di Jakarta Mengandung Mikroplastik, Menkes dan Pramono Kompak Ajak Pakai Masker
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved