Ribut saat Bahas Anggaran, Pejabat Polisikan Legislator Bulukumba

Rabu, 09 September 2020 - 18:08 WIB
loading...
Ribut saat Bahas Anggaran,...
Kepala Bidang Aset Pemkab Bulukumba, Awal Nurhadi yang juga tim TAPD usai melaporkan kejadian yang dialaminya di Polres Bulukumba, Rabu, (9/09/2020). Foto: Sindonews/Eky Hendrawan
A A A
BULUKUMBA - Rapat monitoring dan evaluasi triwulan kedua antara Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba , dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang Paripurna, Rabu, (9/09/2020 berujung keributan.

Akibatnya, Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Bulukumba, Awal Nurhadi melaporkan anggota DPRD Bulukumba Muhammad Bakti ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Tambang Galian C Ditutup, Pengusaha Mengadu ke DPRD Bulukumba

Awal Nurhadi menjelaskan kronologi terjadinya keributan yang membuat luka bagian leher dan melaporkan kepihak kepolisian, bermula pada saat dirinya menanyakan maksud tudingan kata "pencuri" yang dilontarkan Muhammad Bakti kepada tim TAPD saat rapat berlangsung.

"Jadi saat rapat mitra berlangsung, pak Bakti menyebut jika tim TAPD pencuri. Karena kami secara tim TAPD menganggap itu tidak etis, apalagi DPRD dan pemerintah unsur penyelenggaraan pemerintahan," katanya usai melapor ke polisi, Rabu, (9/09/2020).

Setelah rapat diskorsing, lanjut Awal. Ia mendatangi meja pimpinan rapat yakni Muhammad Bakti untuk meminta klarifikasi stetmen yang dilontarkannya terhadap tim TAPD . Namun, menurut permintaan klarifikasi tersebut tidak direspons dengan baik.

"Saya menanyakan 'tabe kenapa kita bilang TAPD pencuri'. Tapi permintaan klarifikasi saya tidak diterima dengan baik," jelasnya.

Menurut Awal, dirinya dianggap melakukan pengancaman kepada Bakti. Padahal menurutnya, ia tidak melontarkan ancaman dan hanya meminta klarifikasi secara baik-baik namun direspons berbeda.

"Beliau (Bakti) lalu berdiri dan mendorong kursinya dan menarik kerah baju saya. Jadi saat dia memutar kerah baju saya, kukunya mengenai leher saya hingga mengalami luka," sambung Awal.

Baca Juga: Bupati Bulukumba Lantik 17 Pejabat Fungsional

Terpisah, Muhammad Bakti yang dikonfirmasi mengaku jika kejadian tersebut bermula pada saat waktu salat duhur tiba. Ia melakukan skorsing dan memanggil Kepala Bidang Anggaran Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Bulukumba, Andi Irma Damayanti, ke meja pimpinan rapat.

Bakti memanggil Irma, untuk meminta penjelasan terkait pendapatan di RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, yang dilaporkan hanya sebesar Rp51 miliar. Padahal ada target yang telah disepakati dalam APBD Pokok 2020 sebesar Rp86 miliar. Dan sepengetahuan Bakti, di Juni 2020, PAD di RSUD sudah Rp50 miliar.

"Ada perubahan pendapatan di tengah jalan, kalau begini ceritanya, kau rampok saya di tengah jalan," kata Bakti.

Seperti misalnya anggaran pemeriksaan kesehatan untuk jamaah haji. Anggarannya sudah dibayarkan, namun tidak masuk ke kas daerah. Seperti di salah satu puskesmas, pendapatan dari pemeriksaan kesehatan haji tercatat sebesar Rp51 juta, namun yang masuk hanya sekitar Rp2 jutaan.

Baca Juga: Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi

"Nah, kalau begini ke mana uangnya?. Berarti ada yang curi. Maunya disetor dulu ke kas daerah," tambahnya.

Dugaan kekerasan terhadap Awal dinilai Bakti sebagai tindakan spontanitas, karena Awal tiba-tiba muncul didekatnya.

"Kalau seandainya dia bawa senjata tajam, dia bisa saja tikam saya. Karena saya tidak lihat dia. Ini analoginya. Karena saat itu saya tidak panggil dia, saya konsentrasi dengan penjelasan Andi Irma," jelasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memilukan! Alimuddin,...
Memilukan! Alimuddin, Warga Bulukumba Meninggal Sesaat setelah Perekaman E-KTP untuk BPJS
Infrastruktur Penunjang...
Infrastruktur Penunjang Pariwisata Bira Capai 90%, Diyakini Bakal Beri Kenyamanan
Bekas Galian Tambang...
Bekas Galian Tambang Longsor, 4 Petani di Bulukumba Tewas Tertimbun
Disdukcapil Bulukumba...
Disdukcapil Bulukumba Ajak DWP Edukasi Warga Miliki Dokumen Adminduk
Wabup Bulukumba Terima...
Wabup Bulukumba Terima Kunjungan Studi Banding Baznas Gowa
DPRD Minta Pembangunan...
DPRD Minta Pembangunan Bandara Wisata Bulukumba Diprioritaskan
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved