Dokter dan Nakes Positif COVID-19, Puskesmas Jatirejo Ditutup
Rabu, 09 September 2020 - 16:17 WIB
loading...
Kondisi Puskesmas Jatirejo usai ditutup sementara akibat sepuluh tenaga medis postif COVID-19. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Puluhan tenaga kesehatan di Kabupaten Mojokerto, kembali terjangkit COVID-19 . Akibatnya, pelayanan Puskesmas Jatirejo terpaksa ditutup untuk sementara. (Baca juga: Polwan Cantik di Lamongan, Berjibaku Makamkan Jenazah COVID-19 )
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, M. Ulum Rokhmat Rokhmawan mengatakan, adanya tenaga kesehatan di Puskesmas Jatirejo diketahui terpapar COVID-19 setelah hasil swab test keluar. Hasilnya, sepuluh orang tenaga kerja dan dokter positif terjangkit COVID-19 .
"Paling banyak tenaga kesehatan yang positif terpapar COVID-19 adalah bertugas di pelayanan IGD dan rawat Inap (opname) Puskesmas Jatirejo, dan ada 1 Dokter," terang umum yang juga menjabat sebagai Kepala RSUD R.A Basoeni Selasa (8/9/2020).
Kemungkinan besar 10 tenaga kesehatan ini terpapar COVID-19 dari pasien yang mengalami gejala klinis infeksi saluran pernapasan mirip COVID-19 . Pasien tersebut dirawat di Puskesmas Jatirejo sekitar satu pekan kemarin. Meski, paramedis sudah dalam kondisi siaga sesuai protokol kesehatan.
"Keadaan darurat, bermula dari penanganan pasien itu yang telah dirujuk ke rumah sakit ternyata dari rumah sakit rujukan menyatakan bahwa pasien yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19 ," terangnya. (Baca juga: Wanita-wanita Seksi Terjaring Razia, 2 Positif Narkoba )
Sehingga untuk keselamatan tenaga kesehatan, maka dilakukan pemeriksaan testing dan tracing serta swab terhadap 50 orang. Hasilnya ada dokter dan tenaga kesehatan Puskesmas Jatirejo dinyatakan positif COVID-19 .
Menurut dia, deteksi awal ada tujuh dokter dan paramedis yang dinyatakan positif COVID-19 . Namun setelah dilakukan 3T yaitu testing (tes spesimen), tracing (penelusuran) dan treatment (perawatan), terdapat tambahan tiga tenaga orang yang positif COVID-19 .
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, M. Ulum Rokhmat Rokhmawan mengatakan, adanya tenaga kesehatan di Puskesmas Jatirejo diketahui terpapar COVID-19 setelah hasil swab test keluar. Hasilnya, sepuluh orang tenaga kerja dan dokter positif terjangkit COVID-19 .
"Paling banyak tenaga kesehatan yang positif terpapar COVID-19 adalah bertugas di pelayanan IGD dan rawat Inap (opname) Puskesmas Jatirejo, dan ada 1 Dokter," terang umum yang juga menjabat sebagai Kepala RSUD R.A Basoeni Selasa (8/9/2020).
Kemungkinan besar 10 tenaga kesehatan ini terpapar COVID-19 dari pasien yang mengalami gejala klinis infeksi saluran pernapasan mirip COVID-19 . Pasien tersebut dirawat di Puskesmas Jatirejo sekitar satu pekan kemarin. Meski, paramedis sudah dalam kondisi siaga sesuai protokol kesehatan.
"Keadaan darurat, bermula dari penanganan pasien itu yang telah dirujuk ke rumah sakit ternyata dari rumah sakit rujukan menyatakan bahwa pasien yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19 ," terangnya. (Baca juga: Wanita-wanita Seksi Terjaring Razia, 2 Positif Narkoba )
Sehingga untuk keselamatan tenaga kesehatan, maka dilakukan pemeriksaan testing dan tracing serta swab terhadap 50 orang. Hasilnya ada dokter dan tenaga kesehatan Puskesmas Jatirejo dinyatakan positif COVID-19 .
Menurut dia, deteksi awal ada tujuh dokter dan paramedis yang dinyatakan positif COVID-19 . Namun setelah dilakukan 3T yaitu testing (tes spesimen), tracing (penelusuran) dan treatment (perawatan), terdapat tambahan tiga tenaga orang yang positif COVID-19 .
Lihat Juga :