Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Persempit Penyelundupan Ganja, Aparat Gabungan Patroli Batas RI-PNG

loading...
Persempit Penyelundupan Ganja, Aparat Gabungan Patroli Batas RI-PNG
Aparat gabungan melaksanakan patroli lintas batas dengan Papua New Guinea (PNG) untuk mempersempit ruang penyelundupan narkona jenis ganja, Selasa (8/9/202). (Foto/Ist)
JAYAPURA - Aparat gabungan TNI/Polri, BNN dan Team Universitas Bhayangkara melaksanakan patroli lintas batas dengan Papua New Guinea (PNG) untuk mempersempit ruang penyelundupan narkona jenis ganja, Selasa (8/9/2020)

Patroli gabungan tersebut dipimpin oleh Pakum Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Rider 413/Brm Kapten (Chk) Ari didampingi Kapolsubsektor Skouw Iptu Kasrun dengan melibatkan 15 personil.

Kapolsubsektor Skouw Iptu Kasrun mengatakan kegiatan patroli gabungan ini guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan mencegah penyeludupan narkotika jenis ganja dari negara tetangga PNG. (BACA JUGA: Doa Warga Raja Ampat: Petahana Harus Tumbang dan Kami Memilih Kotak Kosong)

"Dimana dalam patroli ini dilakukan dengan cara berjalan kaki menyisiri jalan setapak menuju Bak penampungan air yang sering dilintasi warga PNG yang masuk ke wilayah Indonesia," sebutnya.

Dari hasil patroli masih ada warga masyarakat PNG yang melintas melewati jalan tikus dari PNG masuk wilayah RI dan ditemukan pagar pembatasan dalam keadaan rusak berat.

"Dengan banyaknya jalan tikus ditemukan yang dicurigai sebagai melintasnya warga PNG sehingga patroli gabungan akan sering terus dilakukan agar dapat menutup ruang gerak warga PNG yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa dilengkapi surat-surat resmi," pungkasnya. (BACA JUGA: Catat dan Ingat! Aulia: 2 Tahun Tak Ada Kemajuan di Medan Utara, Saya Mundur dari Jabatan)

Ia pun menambahkan selama kegiatan patroli gabungan berjalan aman dan kondusif namun kita tetap sigap apabila ada hal-hal yang dicurigai melintas di wilayah perbatasan RI-PNG seperti penyeludupan narkotika jenis ganja.

(vit)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top