Petugas Gabungan Perketat Penyisiran Penerapan Protokol Kesehatan
Selasa, 08 September 2020 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Polres Indramayu Sita Barang Bukti Baru Kasus Suami Bunuh Istri )
Selain OPM, Eddy juga memastikan bahwa operasi serentak ini juga menegakkan operasi physical distancing (OPEDE). Nah, bagi fasilitas umum seperti warkop yang pengunjungnya ditemukan tidak menjaga physical distancing, maka personil Satpol PP Kota Surabaya akan menegur dan menyita KTP pemilik usaha atau pemilik warkop tersebut. “Bahkan, pemiliknya itu kami minta untuk ke Mako Satpol PP Kota Surabaya untuk kami berikan teguran,” ucapnya.
Eddy juga mengingatkan kepada seluruh warga Kota Surabaya bahwa pandemi COVID-19 ini belum usai di Kota Pahlawan. Makanya, dia terus meminta kepada seluruh warga untuk selalu berhati-hati dan selalu menjaga protokol kesehatan, terutama selalu patuh menggunakan masker dan selalu menjaga physical distancing, supaya COVID-19 di Kota Surabaya cepat usai.
"Mari kita patuh menggunakan masker dan selalu menjaga protokol kesehatan. Kita harus hadapi pandemi ini bersama-sama," katanya. (Baca juga: Anak 8 Tahun dan 1 Pasutri di Sumba Timur Positif COVID-19 )
Selain OPM, Eddy juga memastikan bahwa operasi serentak ini juga menegakkan operasi physical distancing (OPEDE). Nah, bagi fasilitas umum seperti warkop yang pengunjungnya ditemukan tidak menjaga physical distancing, maka personil Satpol PP Kota Surabaya akan menegur dan menyita KTP pemilik usaha atau pemilik warkop tersebut. “Bahkan, pemiliknya itu kami minta untuk ke Mako Satpol PP Kota Surabaya untuk kami berikan teguran,” ucapnya.
Eddy juga mengingatkan kepada seluruh warga Kota Surabaya bahwa pandemi COVID-19 ini belum usai di Kota Pahlawan. Makanya, dia terus meminta kepada seluruh warga untuk selalu berhati-hati dan selalu menjaga protokol kesehatan, terutama selalu patuh menggunakan masker dan selalu menjaga physical distancing, supaya COVID-19 di Kota Surabaya cepat usai.
"Mari kita patuh menggunakan masker dan selalu menjaga protokol kesehatan. Kita harus hadapi pandemi ini bersama-sama," katanya. (Baca juga: Anak 8 Tahun dan 1 Pasutri di Sumba Timur Positif COVID-19 )
(eyt)
Lihat Juga :