4 Guru Positif COVID-19, Surabaya Bakal Gelar Sekolah Tatap Muka
Selasa, 08 September 2020 - 11:07 WIB
loading...
Persiapan sekolah tatap muka di Kota Surabaya, hampir final. Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A
A
A
SURABAYA - Persiapan sekolah tatap muka di Kota Surabaya, hampir final. Dinas Pendidikan Kota Surabaya, terus melakukan kajian bersama pakar kesehatan masyarakat, terkait pelaksanaan sekolah tatap muka untuk tingkat SMP dimasa pandemi COVID-19 .
(Baca juga: Anak 8 Tahun dan 1 Pasutri di Sumba Timur Positif COVID-19 )
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menyatakan, poin-poin kajian sekolah tatap muka untuk tingkat SMP di Kota Pahlawan, termasuk di dalamnya tentang protokol kesehatan COVID-19 sudah hampir final.
"Sekarang ini sudah kita kaji dengan beberappa pakar fakultas kesehatan masyarakat, tentang poin-poin penting untuk sekolah tatap muka. Prosesnya hampir final, termasuk protokol kesehatan yang harus kita edukasi kepada guru dan siswa, yang merupakan bentuk perubahan sikap serta perilaku disituasi normal baru," terangnya.
Dinas Pendidikan Kota Surabaya, juga masih menunggu surat keputusan bersama empat menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Dalam Negeri (Menag).
(Baca juga: Anak 8 Tahun dan 1 Pasutri di Sumba Timur Positif COVID-19 )
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menyatakan, poin-poin kajian sekolah tatap muka untuk tingkat SMP di Kota Pahlawan, termasuk di dalamnya tentang protokol kesehatan COVID-19 sudah hampir final.
"Sekarang ini sudah kita kaji dengan beberappa pakar fakultas kesehatan masyarakat, tentang poin-poin penting untuk sekolah tatap muka. Prosesnya hampir final, termasuk protokol kesehatan yang harus kita edukasi kepada guru dan siswa, yang merupakan bentuk perubahan sikap serta perilaku disituasi normal baru," terangnya.
Dinas Pendidikan Kota Surabaya, juga masih menunggu surat keputusan bersama empat menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Dalam Negeri (Menag).
Lihat Juga :