Ifati, Bayi Rusa Hasil Konservasi Integrated Terminal Makassar
Senin, 07 September 2020 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
"Selain itu, Pertamina juga ingin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian kawasan hutan dan satwa yang hidup di dalamnya," jelasnya.
Kerja sama Pertamina dan BKSDA Sulsel berlangsung sejak tahun 2019. Menggandeng Kelompok Mammetang yang beranggotakan 25 orang, Pertamina dan BKSDA Sulsel mengembangbiakkan rusa timor (Rusa Timorensis) dengan konsep penangkaran rusa rakyat terintegrasi dan berkelanjutan di Desa Cakura Kecakatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar.
Baca juga: Tenang Gaes, Pertamina Jamin Kita Masih Bisa Ngacir Selama 26 Hari
Konsep penangkaran rusa rakyat terintegrasi ini, lanjut Laode, tidak hanya berfokus pada perlindungan ekosistem bagi satwa dan hutan saja.
"Konsep ini membawa masyarakat untuk lebih aktif sebagai pelaku konservasi sehingga bisa berdampak pada kebiasaan masyarakat kearah yang lebih baik," lanjutnya.
Kerja sama Pertamina dan BKSDA Sulsel berlangsung sejak tahun 2019. Menggandeng Kelompok Mammetang yang beranggotakan 25 orang, Pertamina dan BKSDA Sulsel mengembangbiakkan rusa timor (Rusa Timorensis) dengan konsep penangkaran rusa rakyat terintegrasi dan berkelanjutan di Desa Cakura Kecakatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar.
Baca juga: Tenang Gaes, Pertamina Jamin Kita Masih Bisa Ngacir Selama 26 Hari
Konsep penangkaran rusa rakyat terintegrasi ini, lanjut Laode, tidak hanya berfokus pada perlindungan ekosistem bagi satwa dan hutan saja.
"Konsep ini membawa masyarakat untuk lebih aktif sebagai pelaku konservasi sehingga bisa berdampak pada kebiasaan masyarakat kearah yang lebih baik," lanjutnya.
Lihat Juga :