Rumah Aspirasi dan OJK Dukung Pengembangan Perkebunan Perkotaan
Minggu, 06 September 2020 - 08:55 WIB
loading...
Budidaya jamur di Dusun Sumberan Kelurahan Balasklumprik Kecamatan Wiyung Surabaya. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Di balik pesatnya pertumbuhan gedung dan pengembangan pemukiman di Kota Surabaya , masih ada sekelompok masyarakat yang masih menekuni pertanian. Tepatnya di Dusun Sumberan Kelurahan Balasklumprik Kecamatan Wiyung Surabaya.
Di sana, warga secara mandiri mengelola lahan dan membudidayakan beragam jenis holtikultura seperti jeruk, pisang, jamur, ikan, lombok, tomat, kacang panjang, gambas dan sejenisnya untuk katahanan pangan.
Ketua Kelompok Tani Sumberan Makmur, Suradi mengatakan, terdapat 30 warga yang menggeluti pertanian perkotaan di Dusun Sumberan. Bahkan, perkebunan pribadi milik warga ini rencananya bakal dikembangkan hingga 6 hektar.
Untuk itu, pihaknya terus menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga supaya bisa mengembangkan perkebunan sesuai dengan potensi yang ada di desa. Sedangkan menyangkut komoditas hasil perkebunan, lanjut Suradi, warga sudah berkoordinasi dengan Rumah Aspirasi. "Jika menyangkut komoditas hasil perkebunan, maka kerja sama yang bisa dilakukan adalah rumah aspirasi," ucapnya.
Kerjasama itu untuk mendongkrak dan memperluas jangkauan pemasaran hasil produksi pertanian yang sempat mengalami penurunan akibat dampak pandemi COVID-19.
(Baca juga: Kisah Desa Tertinggal di Gresik yang Jadi Desa Miliarder )
Menurut Bendahara Yayasan Insan Kurnia Peduli, Ade Kunto, sektor perkebunan sangat berperan penting dalam mensukseskan pelaksanaan strategi transformasi ekonomi di Jawa Timur khususnya di Kota Surabaya, dengan penyangga utama ekonomi sektor perkebunan.
Di sana, warga secara mandiri mengelola lahan dan membudidayakan beragam jenis holtikultura seperti jeruk, pisang, jamur, ikan, lombok, tomat, kacang panjang, gambas dan sejenisnya untuk katahanan pangan.
Ketua Kelompok Tani Sumberan Makmur, Suradi mengatakan, terdapat 30 warga yang menggeluti pertanian perkotaan di Dusun Sumberan. Bahkan, perkebunan pribadi milik warga ini rencananya bakal dikembangkan hingga 6 hektar.
Untuk itu, pihaknya terus menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga supaya bisa mengembangkan perkebunan sesuai dengan potensi yang ada di desa. Sedangkan menyangkut komoditas hasil perkebunan, lanjut Suradi, warga sudah berkoordinasi dengan Rumah Aspirasi. "Jika menyangkut komoditas hasil perkebunan, maka kerja sama yang bisa dilakukan adalah rumah aspirasi," ucapnya.
Kerjasama itu untuk mendongkrak dan memperluas jangkauan pemasaran hasil produksi pertanian yang sempat mengalami penurunan akibat dampak pandemi COVID-19.
(Baca juga: Kisah Desa Tertinggal di Gresik yang Jadi Desa Miliarder )
Menurut Bendahara Yayasan Insan Kurnia Peduli, Ade Kunto, sektor perkebunan sangat berperan penting dalam mensukseskan pelaksanaan strategi transformasi ekonomi di Jawa Timur khususnya di Kota Surabaya, dengan penyangga utama ekonomi sektor perkebunan.
Lihat Juga :