Hari ke-5 PSBB, Banyak Warung dan Resto Tak Patuhi Jam Malam
Minggu, 03 Mei 2020 - 15:02 WIB
loading...
Petugas gabungan menutup paksa sejumlah warung dan cafe yang masih beroperasi saat melakukan razia PSBB di Surabaya, Sabtu (2/5/2020) malam. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Memasuki hari ke-5 penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya, masih banyak warung dan resto di Kota Pahlawan ini, yang tetap melayani pembeli hingga melewati batas waktu yang sudah ditentukan, yakni pukul 21.00 WIB. Suasana tersebut terlihat disepanjang Jalan Ambengan, Jalan Kusuma Bangsa hingga Jalan Basuki Rahmat.
Rombongan petugas yang terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP terpaksa melalukan tindakan tegas dengan menutup paksa. Bahkan tidak sedikit dari pembeli harus membatalkan pesanan.
Ojek online (Ojol) yang hanya bisa melayani order makananpun terpaksa harus menarik kembali uang yang sudah dibayarkan dan pulang dengan tangan hampa. "Terus bagaimana ini, yang gopay bagaimana. Konsumen sudah bayar tapi dibatalkan. Kasihan yang gopay," timpal Isko salah satu ojol saat antri orderan di rumah makan.
![Hari ke-5 PSBB, Banyak Warung dan Resto Tak Patuhi Jam Malam]()
Rumah makan terkenal di Jalan Kaca Piring ini memang memang sudah tidak menyediakan kursi. Namun tetap membuka pemesanan meski sudah pukul 22.00 WIB melewati batas waktu jam malam. Bahkan saat petugas datang untuk mengimbau, mereka masih saja asyik antri bergerombol dan tidak menggunakan masker.
Rombongan petugas yang terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP terpaksa melalukan tindakan tegas dengan menutup paksa. Bahkan tidak sedikit dari pembeli harus membatalkan pesanan.
Ojek online (Ojol) yang hanya bisa melayani order makananpun terpaksa harus menarik kembali uang yang sudah dibayarkan dan pulang dengan tangan hampa. "Terus bagaimana ini, yang gopay bagaimana. Konsumen sudah bayar tapi dibatalkan. Kasihan yang gopay," timpal Isko salah satu ojol saat antri orderan di rumah makan.

Rumah makan terkenal di Jalan Kaca Piring ini memang memang sudah tidak menyediakan kursi. Namun tetap membuka pemesanan meski sudah pukul 22.00 WIB melewati batas waktu jam malam. Bahkan saat petugas datang untuk mengimbau, mereka masih saja asyik antri bergerombol dan tidak menggunakan masker.
Lihat Juga :