Parah! Ini Penampakan Sungai Citarum Lama di Oxbow Cicukang Jadi Lautan Sampah

Sabtu, 01 Maret 2025 - 13:29 WIB
loading...
Parah! Ini Penampakan...
Sungai Citarum Lama di kawasan Oxbow Cicukang, Kampung Cicukang, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung jadi lautan sampah. Foto/Agi Ilman
A A A
BANDUNG - Lautan sampah memenuhi aliran Sungai Citarum Lama di kawasan Oxbow Cicukang, Kampung Cicukang, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Parah! Ini Penampakan Sungai Citarum Lama di Oxbow Cicukang Jadi Lautan Sampah


Sampah yang menumpuk ini diduga berasal dari kiriman Kota Bandung dan Kabupaten Bandung yang terbawa arus anak sungai.

Baca juga: Jorok! Lautan Sampah di Sungai Citarum Meluber di Jembatan Merah Jatijajar

Tumpukan sampah yang memanjang hingga sekitar 500 meter ini muncul setelah hujan deras mengguyur kawasan Bandung Raya dalam beberapa hari kebelakang.

Padahal, sungai ini sebelumnya telah dibersihkan dalam aksi besar-besaran oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bersama Satgas Citarum Harum Sektor 8, Komunitas Pecinta Lingkungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Parah! Ini Penampakan Sungai Citarum Lama di Oxbow Cicukang Jadi Lautan Sampah


Salah satu warga, Deani (31), mengatakan bahwa sampah mulai kembali menumpuk sejak Senin (24/2/2025), tepat setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Baca juga: Bahaya! Limbah Medis Sengaja Dibuang ke Sungai Citarum

“Sampahnya ini baru sekitar seminggu, soalnya kemarin habis pembersihan dari BBWS. Jadi sekitar hari Senin lah penuhnya lagi, pas hujan-hujanan dari siang,” ujarnya saat ditemui, dikutip Sabtu (1/3/2025).

Deani menjelaskan, meski kondisinya sudah mengkhawatirkan, hingga saat ini belum ada tindakan lanjutan dari BBWS atau dinas terkait untuk membersihkan kembali sungai.



“Belum, belum ada lagi. Tapi seminggu kebelakang ada (pengontrolan),” katanya.

Selain menimbulkan bau tidak sedap, warga juga khawatir jika hujan terus turun, sampah akan menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir.

“Kalau hujan terus, takutnya banjir. Terus takut sampahnya naik, meluap ke lingkungan yang dekat,” ujar Deani.

Ia menambahkan, kawasan tersebut sering mengalami banjir akibat tumpukan sampah yang menyumbat sungai.

“Sering meluap, kalau kondisi gini mah belum meluap. Kan kemarin di kota meluap, tapi sekarang belum. Tapi tetap dikhawatirkan naik sampahnya kalau terus menumpuk sama hujan,” katanya.

Bahkan, menurutnya, banjir parah pernah terjadi tahun lalu, terutama menjelang bulan puasa.

“Kalau dikasih hujan terus sampai malam, udah aja meluap. Jadi pengennya mah ini segera diangkut. Cepet-cepetnya diangkut aja. Kalau banjir air aja mah nggak apa, tapi ini banjir sampah jadi tercemar,” ungkapnya.

Deani memastikan bahwa sampah yang memenuhi sungai merupakan kiriman dari daerah lain.

“Iya, sampah kiriman dari kota. Pokoknya mah hari Senin banyaknya kaya gini,” katanya.

Menurutnya, warga di sekitar Oxbow Cicukang tidak pernah membuang sampah ke sungai karena sudah memiliki tempat pembuangan sampah sendiri.

“Soalnya warga di sini mah enggak pernah buang ke sungai. Kita ada tempat sampah di belakang. Malah kita mah suka ngambilin,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah bisa melakukan pengawasan dan pembersihan secara rutin untuk mencegah tumpukan sampah yang terus berulang.

“Ya, harus ada pengontrolan rutin. Dalam setiap minggu atau habis hujan dikontrolnya. Soalnya kalau sudah hujan mah sampahnya pasti datang lagi,” tuturnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Polda Metro Dorong Budaya...
Polda Metro Dorong Budaya Peduli Lingkungan, Sediakan Ratusan Bak Sampah Terpilah
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Ironi Sampah di Jantung...
Ironi Sampah di Jantung Jakarta
Rekomendasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved