Patung Pahlawan Nasional di PIK Cermin Kebinekaan
Senin, 10 Februari 2025 - 19:30 WIB
loading...
Tugu Patung Panglima Besar Jenderal Soedirman di PIK2 didirikan sebagai penghormatan kepada Pahlawan Nasional. Foto/PIK2
A
A
A
TANGERANG - Pendakwah asal Teluk Naga, Tangerang, Banten, Kiai Hasan Basri mengatakan, masyarakat tidak meragukan nasionalisme pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Hal ini tercermin dengan dibangunnya simbol-simbol tokoh nasional di sana.
“Kita lihat di sini (PIK) ada patung Proklamator kita, Soekarno-Hatta, yang dibuat dengan megah. Ada juga patung Jenderal Besar kita, Jenderal Soedirman,” kata tokoh agama Teluk Naga tersebut, Senin (10/2/2025).
Baca juga: 3 Jimat Ampuh Jenderal Soedirman saat Pimpin Perang Gerilya Melawan Belanda dengan Satu Paru-paru
Dalam pandangan Kiai Hasan Basri, pengembang PIK mengakomodasi nilai-nilai kebinekaan yang ada di sana. Sehingga isu PIK hanya untuk etnis tertentu tidaklah berdasar.
“Di sini juga ada masjid yang indah, tempatnya bersih, yang bisa mengakomodasi umat Islam yang datang ke sini. Ada juga menara syariah. Ini artinya pengembang memperhatikan kebinekaan. Menjaga NKRI agar tidak terpecah-belah,” ungkapnya.
“Kita lihat di sini (PIK) ada patung Proklamator kita, Soekarno-Hatta, yang dibuat dengan megah. Ada juga patung Jenderal Besar kita, Jenderal Soedirman,” kata tokoh agama Teluk Naga tersebut, Senin (10/2/2025).
Baca juga: 3 Jimat Ampuh Jenderal Soedirman saat Pimpin Perang Gerilya Melawan Belanda dengan Satu Paru-paru
Dalam pandangan Kiai Hasan Basri, pengembang PIK mengakomodasi nilai-nilai kebinekaan yang ada di sana. Sehingga isu PIK hanya untuk etnis tertentu tidaklah berdasar.
“Di sini juga ada masjid yang indah, tempatnya bersih, yang bisa mengakomodasi umat Islam yang datang ke sini. Ada juga menara syariah. Ini artinya pengembang memperhatikan kebinekaan. Menjaga NKRI agar tidak terpecah-belah,” ungkapnya.
Lihat Juga :