Tersangka Mutilasi Wanita Dalam Koper di Blitar Ternyata Psikopat, Bunuh Korban Tanpa Rasa Iba

Senin, 03 Februari 2025 - 17:22 WIB
loading...
Tersangka Mutilasi Wanita...
Polda Jatim menyatakan Rohmad Tri Hartanto (RTH) alias Antok, pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Uswatun Khasanah mengidap psikopat narsistik. Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A A A
SURABAYA - Polda Jatim menyatakan Rohmad Tri Hartanto (RTH) alias Antok, pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Uswatun Khasanah mengidap psikopat narsistik.

Diagnosa psikopat narsistik terhadap tersangka itu didapatkan setelah tersangka menjalani tes psikolog forensik.

Baca juga: Tampang Bengis Pelaku Mutilasi Wanita Dalam Koper yang Ditemukan Ngawi, Ternyata Suami Siri Korban

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Farman mengatakan, dalam penyidikan kasus ini pihaknya melibatkan ahli psikologi forensik untuk mengetahui tentang kejiwaan tersangka. Sehingga tega melakukan aksi keji tersebut.

“Didapati hasil tes ini antara lain termasuk golongan psikopat narsistik," ungkap Farman di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (3/2/2025).



Farman mengungkapkan, secara keilmuan ia tidak bisa menjelaskan secara rinci, namun secara garis besar pelaku memiliki emosi yang meledak ketika merasa tersinggung. Tersangka juga berperilaku anti-sosial dan tidak ada rasa iba.

“Kalau sudah tersinggung (pengidap psikopat narsistik) tidak ada rasa iba terhadap korban,” ujarnya.

Baca juga: Mayat Mutilasi dalam Koper di Ngawi Teridentifikasi: Sales Kosmetik Asal Blitar

Gejala bahwa tersangka mengidap psikopat narsistik adalah ketika membunuh dan memutilasi korban tampak tenang dan tidak ada rasa keraguan.

Hal itu juga terlihat dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar saat di sebuah hotel di Kota Kediri. Di mana tersangka terlihat tenang saat menenteng koper besar berwarna merah berisi potongan tubuh korban dan dimasukkan ke dalam mobil.

“Itu hasil dari psikolog. Pelaku ini kelihatan tenang dalam melakukan itu (pembunuhan dan mutilasi), tidak ada rasa keraguan,” ungkapnya.

Tersangka RTH ditangkap Polda Jatim pada Sabtu (25/1/2025) tengah malam. Korban adalah Uswatun Khasanah (29) warga di Madiun.

Kasus ini bermula pada Minggu (19/1/2025), tersangka dan korban berada di Hotel Adisurya di Jalan Mayor Bismo, Semampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Ditengah obrolan, terjadi percekcokan antara RTH dengan korban.

Pada Senin (20/1/2025), RTH mengambil koper warna merah untuk dibawa kembali di Hotel Adisurya.

Dalam perjalanan menuju ke hotel, RTH membeli pisau yang di gunakan untuk memutilasi korban.

Selanjutnya RTH masuk kedalam kamar hotel dan mencoba untuk memasukkan jenazah korban kedalam koper namun tidak cukup.

Upaya RTH memasukan jenazah korban dengan cara memotong kepala korban, betis kaki kanan dan kiri serta paha sebelah kiri korban.

Setelah memotong bagianbagian tubuh korban, RTH memasukkan bagian badan ke dalam koper dan potongan tubuh korban lainya di masukkan ke dalam kantong kresek yang berbeda.

RHT kemudian membuang potongan tubuh korban di daerah Desa Dadapan Kecamatan Kendal, Ngawi. Potongan tubuh korban yang berisi kaki juga dibuang di Sampung Jalan Raya Parang, Hutan Negara Kecamatan Sampung, Ponorogo.

Sedangkan bagian tubuh ketiga yang berisikan kepala korban dibuang di Jalan Raya Desa Gemahharjo Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Dalam kasus ini, RTH dijerat Pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP lebih subsider 351 ayat 3 KUHP dan Pasal 365 ayat 3 KUHP. Ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Rekomendasi
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved