Misteri, Lolosnya Pistol Eks Kepala BPN Denpasar Tembak Diri di Kantor Kejati Bali
Selasa, 01 September 2020 - 02:15 WIB
loading...
A
A
A
Pada jam istirahat siang, pemeriksaan dihentikan sementara. Tri kemudian meninggalkan kantor Kejati Bali. Namun setelah jam istirahat selesai dan pemeriksaan akan dilanjutkan, Tri tidak kunjung datang.
Sore harinya, Tri kembali datang setelah dijemput petugas kejaksaan dan kembali menjalani pemeriksaan di lantai dua.
Asep menduga Tri meminta tolong pengacaranya untuk mengambilkan barang bawaannya sesaat sebelum dibawa turun untuk digiring ke mobil tahanan. "Waktu itu Tri masih memegang kunci loker," imbuhnya. (Baca juga: Ini Kronologi Eks Kepala BPN Denpasar Tembak Diri di Kantor Kejati Bali Denpasar)
Asep juga mengaku tidak tahu apa saja barang bawaan Tri. "Kami tidak punya kewenangan mengecek bawang bawaan. Apalagi semua sudah dititipkan di loker," tukasnya. (Baca juga: Bantu Ketahanan Pangan saat COVID-19, Kapolda Kalsel Dampingi Mentan Panen Raya di Batola)
Seperti diberitakan, Tri tewas setelah bunuh diri dengan pistol di toilet kantor Kejati Bali sekitar pukul 19.45 Wita. Saat itu dia hendak digiring ke mobil tahanan untuk dikirim ke Lapas Kerobokan.
Sore harinya, Tri kembali datang setelah dijemput petugas kejaksaan dan kembali menjalani pemeriksaan di lantai dua.
Asep menduga Tri meminta tolong pengacaranya untuk mengambilkan barang bawaannya sesaat sebelum dibawa turun untuk digiring ke mobil tahanan. "Waktu itu Tri masih memegang kunci loker," imbuhnya. (Baca juga: Ini Kronologi Eks Kepala BPN Denpasar Tembak Diri di Kantor Kejati Bali Denpasar)
Asep juga mengaku tidak tahu apa saja barang bawaan Tri. "Kami tidak punya kewenangan mengecek bawang bawaan. Apalagi semua sudah dititipkan di loker," tukasnya. (Baca juga: Bantu Ketahanan Pangan saat COVID-19, Kapolda Kalsel Dampingi Mentan Panen Raya di Batola)
Seperti diberitakan, Tri tewas setelah bunuh diri dengan pistol di toilet kantor Kejati Bali sekitar pukul 19.45 Wita. Saat itu dia hendak digiring ke mobil tahanan untuk dikirim ke Lapas Kerobokan.
(boy)
Lihat Juga :