Kisah Asal-usul Raden Wijaya, Cucu Pejabat Kerajaan Singasari yang Jadi Pendiri Majapahit

Selasa, 03 Desember 2024 - 07:48 WIB
loading...
Kisah Asal-usul Raden...
Raden Wijaya menghalau serangan Jayakatwang ke Singasari yang menewaskan Raja Kertanagara. Kala itu Raden Wijaya menghadapi serangan di sisi utara Singasari. Foto/Ilustrasi/IG @ainusantara
A A A
JAKARTA - Raden Wijaya menghalau seranganJayakatwang ke Kerajaan Singasari yang menewaskan Raja Kertanagara. Kala itu, Raden Wijaya (Dyah Wijaya) atau Nararya Sanggaramawijaya diperintahkan oleh Kertanagara menghadapi serangan Jayakatwang dari Daha di sisi utara Singasari.

Tapi ternyata serangan dari sisi utara itu adalah kamuflase strategi Jayakatwang untuk menghancurkan Singasari. Pasalnya dari sisi selatan serangan dipimpin oleh Kebo Mundarang justru lebih besar pasukannya dan mematikan.

Baca juga: Mpu Nambi, Sosok Penting yang Bantu Raden Wijaya Mendirikan Kerajaan Majapahit

Pasukan ini yang dapat menembus istana Kerajaan Singasari dan membunuh Raja Singasari Kertanegara beserta para pejabatnya.

Sosok Raden Wijaya yang di kemudian hari mendirikan dan jadi raja pertama Kerajaan Majapahit ditemukan dalam sejarah Singasari ditemukan dalam Prasasti Kudadu. Namanya juga ditemukan dalam Kakawin Nagarakretagama Pupuh XLIV / 4 baris 4 dan Kakawin Pararaton.

Dari manakah sosok Raden Wijaya berasal?

Sejarawan Prof. Slamet Muljana dalam bukunya "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit" menyebut, ada dua asal usul Raden Wijaya berdasarkan dua kitab berbeda.

Baca juga: Misteri Petilasan Raden Wijaya, Makam Raja Majapahit yang Sering Didatangi Pejabat

Jika berlandaskan kitab Pararaton, maka Raden Wijaya disebut sebagai putra Narasinga. Sedangkan Negarakertagama pada XLVII/1 menyatakan bahwa Dyah Wijaya putra Dyah Lembu Tal, cucu Narasingamurti atau Mahisa Campak yang pernah menjabat sebagai Panglima Tertinggi Singasari juga.



Pada Kakawin Nagarakretagama dijelaskan Dyah Lembu Tal adalah ayah dari Dyah Wijaya, tingkah lakunya terhadap istrinya meresapkan.

Di mana hubungan kekeluargaan Sri Baginda dengan para istrinya adalah saudara tingkat tiga, dalam perkawinan dengan Sri Baginda (Dyah Wijaya), para istri itu hidup rukun sepakat, sehati, apapun keputusan Sri Baginda disebut sebagai perintah untuk mereka semuanya.

Yang dimaksud dengan para istri Sri Baginda di sini adalah putri-putri Sri Kertanagara yang dikawini oleh Nararya Sanggaramawijaya.

Dari tafsiran Negarakertagama itu disebutkan bahwa istri dari Dyah Wijaya masih saudara, yang memiliki moyang sama dengan moyangnya Dyah Wijaya.

Dari Prasasti Mula-Malurung diketahui bahwa Sri Kertanagara adalah putra Jayawisnuwardhana, lahir dari Nararya Waning Hyun. Nararya Waning Hyun adalah putri Bhatara Parameswara.

Jadi para istri Dyah Wijaya itu adalah cucu Nararya Waning Hyun.

Dengan kata lain, Nararya Waning Hyun maupun Sri Jayawisnuwardhana adalah nenek mereka. Demikianlah Bhatara Parameswara adalah moyang para putri Sri Kertanagara menurut aluran Waning Hyun, bukan menurut aluran Wisnuwardhana.

Atas dasar itu maka Bhatara Parameswara juga merupakan moyang Dyah Wijaya. Oleh karena Dyah Wijaya mengaku keturunan Narasingamurti atau Mahisa Campaka.

Seperti dinyatakan pada prasasti Kudadu, maka Narasingamurti dengan Nararya Waningyun adalah saudara tingkat pertama.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
3 Potret Karya Ivan...
3 Potret Karya Ivan Gunawan di New York Fashion Week 2023, Terinspirasi Kerajaan Majapahit
Rekomendasi
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved