199 Santri Positif COVID-19, 6 Ribu Santri Darussalam Diswab

Minggu, 30 Agustus 2020 - 17:14 WIB
loading...
199 Santri Positif COVID-19,...
Petugas PMI Kabupaten Banyuwangi, melakukan penyemprotan desifektan di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Kabupaten Banyuwangi, Jatim. Foto/iNews TV/Eris Utomo
A A A
BANYUWANGI - Sebanyak 199 santri di Pondok Pesantren Darussalam , Blokagung, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, dinyatakan pisitif COVID-19. Sebanyak 6.000 santri lainnya telah menjalani karantina mandiri, dan akan menjalani tes usap atau tes swab.

(Baca juga: 199 Santri di Banyuwangi Positif COVID-19, 6.000 Lainnya Dikarantina )

Petugas dari PMI dan BPBD Kabupaten Banyuwangi, serta dibantu dari Kemenkes, melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh lingkungan Pondok Pesantren Darussalam , untuk sterilisasi lingkungan pondok tersebut.

Lonjakan kasus COVID-19 yang berasal dari klaster Pondok Pesantren Darussalam ini, mendapatkan perhatian serius dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banyuwangi. (Baca juga: Terjatuh Dari Motor, Pria Simalungun Tewas Dilindas Mobil )

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Widji Lestariono mengatakan, kasus COVID-19 di Pondok Pesantren Darussalam menjadi perhatian serius. "Kami fokus untuk penanganan kasus COVID-19 yang terjadi di Pondok Pesantren Darussalam ," tegasnya.

Selain dilakukan karantina, dan sterilisasi kawasan Pondok Pesantren Darussalam dengan penyemprotan desinfektan, menurutnya enam ribu santri yang kini menjalani karantina mandiri di lingkungan pondok juga akan menjalani tes swab. (Baca juga: 5 Hari Tuntaskan Penulisan Buku Rohani, Sugeng Raih Rekor Leprid )

Sterilisasi juga dilakukan petugas gabungan di permukiman warga di sekitar Pondok Pesantren Darussalam , untuk mengantisipasi terjadinya penularan COVID-19 dari klaster baru ini.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bayi di Banyuwangi...
Kasus Bayi di Banyuwangi Dikubur Orang Tua, DPR Ingatkan Pemda Tak Tutup Mata
Prabowo Ingin Kereta...
Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
3 Perwira Tinggi TNI...
3 Perwira Tinggi TNI Asli Banyuwangi, dari Mantan KSAU hingga Eks Mensesneg
BNPB: 137 Rumah Rusak...
BNPB: 137 Rumah Rusak Akibat Gempa M5,7 di Banyuwangi-Situbondo
BMKG Catat 24 Kali Gempa...
BMKG Catat 24 Kali Gempa Susulan Guncang Banyuwangi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
Berita Terkini
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved