Demo Peringatan 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan Memanas, Massa Bakar Ban Bekas di DPRD Malang
Selasa, 01 Oktober 2024 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
"Sudah 2 tahun Tragedi Kanjuruhan, saya kehilangan ayah dan adik. Tapi rasanya keadilan belum saya rasakan," ucap Rizal Putra, saat aksi demo peringatan 2 tahun Tragedi Kanjuruhan di DPRD Kabupaten Malang, Selasa sore (1/10/2024).
Ia datang sore ini bersama ribuan massa aksi untuk menuntut pengusutan Tragedi Kanjuruhan secara tuntas. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ketua fraksi di DPRD Kabupaten Malang untuk menemui mereka.
Rizal mengatakan jika ia merasa sedih karena isu Tragedi Kanjuruhan mulai tidak terdengar lagi. Padahal, menurutnya penyelesaian kasus hukum Tragedi Kanjuruhan belum tuntas.
"Saya rasa hukuman untuk tersangka belum setimpal. Ada beberapa pelaku penembakan yang tidak dihukum. Bahkan ada yang sudah ditetapkan tersangka tapi bisa lolos dari hukuman," ucapnya.
Jadi, ia berharap momen 2 tahun Tragedi Kanjuruhan ini bisa mendorong penyelesaian kasus Tragedi Kanjuruhan bergerak lagi. Menurutnya, masih banyak orang yang menuntut kasus hukum Tragedi Kanjuruhan diusut tuntas.
Sementara itu, Koordinator aksi Abdu Kevin Fatkun Nada mengungkapkan bila pihaknya bersama keluarga korban dan masyarakat Malang menghimpun kekuatan untuk melaksanakan peringatan 2 tahun Tragedi Kanjuruhan. Mereka juga menemui beberapa keluarga korban Tragedi Kanjuruhan di Turen sebagai pengingat peristiwa Tragedi Kanjuruhan.
"Memang skema kita yang memang kita konsolidasikan dari tanggal 26, yang mana kita sudah turun ke korban, tepatnya di rumah Pak Bambang di Turen, Bu Juwariyah, itu juga di Turen. Kami sudah melakukan konsolidasi ini merupakan selama kami," ucap Abdu Kevin Fatkun Nada.
Ia datang sore ini bersama ribuan massa aksi untuk menuntut pengusutan Tragedi Kanjuruhan secara tuntas. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ketua fraksi di DPRD Kabupaten Malang untuk menemui mereka.
Rizal mengatakan jika ia merasa sedih karena isu Tragedi Kanjuruhan mulai tidak terdengar lagi. Padahal, menurutnya penyelesaian kasus hukum Tragedi Kanjuruhan belum tuntas.
"Saya rasa hukuman untuk tersangka belum setimpal. Ada beberapa pelaku penembakan yang tidak dihukum. Bahkan ada yang sudah ditetapkan tersangka tapi bisa lolos dari hukuman," ucapnya.
Jadi, ia berharap momen 2 tahun Tragedi Kanjuruhan ini bisa mendorong penyelesaian kasus Tragedi Kanjuruhan bergerak lagi. Menurutnya, masih banyak orang yang menuntut kasus hukum Tragedi Kanjuruhan diusut tuntas.
Sementara itu, Koordinator aksi Abdu Kevin Fatkun Nada mengungkapkan bila pihaknya bersama keluarga korban dan masyarakat Malang menghimpun kekuatan untuk melaksanakan peringatan 2 tahun Tragedi Kanjuruhan. Mereka juga menemui beberapa keluarga korban Tragedi Kanjuruhan di Turen sebagai pengingat peristiwa Tragedi Kanjuruhan.
"Memang skema kita yang memang kita konsolidasikan dari tanggal 26, yang mana kita sudah turun ke korban, tepatnya di rumah Pak Bambang di Turen, Bu Juwariyah, itu juga di Turen. Kami sudah melakukan konsolidasi ini merupakan selama kami," ucap Abdu Kevin Fatkun Nada.
Lihat Juga :