Demo Peringatan 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan Memanas, Massa Bakar Ban Bekas di DPRD Malang
Selasa, 01 Oktober 2024 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Di aksi itu pihaknya juga menyampaikan beberapa tuntutan ke DPRD Kabupaten Malang, yang akan diteruskan ke pemerintah pusat dan DPR RI. Di mana dari enam fraksi di legislatif, lima fraksi sudah menandatangani, dan satu fraksi yakni Partai Gerindra juga menyetujui, tapi karena tidak hadir dikomunikasikan melalui sambungan video.
"Kita sudah menerima notulen kesepakatan dari DPRD itu diwakili oleh seluruh fraksi dan ketua DPRD langsung. Itu beliau menjanjikan untuk bisa memfollow-up sampai bisa ke Komisi III, kita akan memfollow-up langsung ke ketua DPRD," ungkap dia.
Dirinya mengakui ada beberapa gesekan pada aksi demonstrasi di DPRD Kabupaten Malang tadi. Sempat ada miskomunikasi yang terjadi, sehingga terjadi adu argumentasi antara massa dengan salah anggota dewan.
"Sebenarnya bukan gesekan, hanya sepertinya mis-informasi saja sebenarnya, karena kita inginnya dengan skema yang seperti itu untuk mendesak fraksi - fraksi partai yang ada di DPRD untuk mengawal," tuturnya.
Baca juga: 3 Kombes Dimutasi Jadi Dirreskrimum ke Sejumlah Polda, Ini Nama-namanya
Usai aksi demonstrasi, menjelang pukul 17.00 WIB, ratusan massa itu bergerak ke Stadion Kanjuruhan Malang, untuk melakukan doa bersama. Doa bersama dilakukan di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, sebagai lokasi terbanyak korban tragedi meninggal dunia. Massa bergerak secara tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan.
Di doa bersama ini seluruh elemen masyarakat Malang, Aremania, keluarga korban, manajemen Arema FC, hingga kepolisian, dan PT Waskita Karya, selaku kontraktor pengerjaan proyek renovasi stadion juga hadir.
"Kita sudah menerima notulen kesepakatan dari DPRD itu diwakili oleh seluruh fraksi dan ketua DPRD langsung. Itu beliau menjanjikan untuk bisa memfollow-up sampai bisa ke Komisi III, kita akan memfollow-up langsung ke ketua DPRD," ungkap dia.
Dirinya mengakui ada beberapa gesekan pada aksi demonstrasi di DPRD Kabupaten Malang tadi. Sempat ada miskomunikasi yang terjadi, sehingga terjadi adu argumentasi antara massa dengan salah anggota dewan.
"Sebenarnya bukan gesekan, hanya sepertinya mis-informasi saja sebenarnya, karena kita inginnya dengan skema yang seperti itu untuk mendesak fraksi - fraksi partai yang ada di DPRD untuk mengawal," tuturnya.
Baca juga: 3 Kombes Dimutasi Jadi Dirreskrimum ke Sejumlah Polda, Ini Nama-namanya
Usai aksi demonstrasi, menjelang pukul 17.00 WIB, ratusan massa itu bergerak ke Stadion Kanjuruhan Malang, untuk melakukan doa bersama. Doa bersama dilakukan di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan, sebagai lokasi terbanyak korban tragedi meninggal dunia. Massa bergerak secara tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan.
Di doa bersama ini seluruh elemen masyarakat Malang, Aremania, keluarga korban, manajemen Arema FC, hingga kepolisian, dan PT Waskita Karya, selaku kontraktor pengerjaan proyek renovasi stadion juga hadir.
(kri)
Lihat Juga :