2.000 Personel Amankan Laga Perdana Liga 1 di Stadion Kanjuruhan
Rabu, 07 Mei 2025 - 16:50 WIB
loading...
Rapat koordinasi (rakor) pengamanan jelang pertandingan Arema FC vs Persik Kediri antara Polres Malang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, manajemen Arema, hingga panitia pelaksana (Panpel), Rabu (7/5/2025). FOTO/AVIRISTA MIDAADA
A
A
A
MALANG - Polres Malang akan mengerahkan 2.000 personel untuk mengamankan pertandingan Liga 1 perdana di Stadion Kanjuruhan pascatragedi yang menewaskan 135 orang pada Oktober 2022 silam. Derby Jawa Timur antara Arema FC dan Persik Kediri akan digelar pada Minggu (11/5/2025).
Keputusan pengerahan 2.000 personel itu setelah kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, manajemen Arema, hingga panitia pelaksana (Panpel) melakukan rapat koordinasi (rakor) pengamanan jelang pertandingan.
Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo menyampaikan, pihaknya akan menerapkan pola pengamanan yang lebih terukur, dan terintegrasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Ia menegaskan, pertandingan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan momentum pemulihan kepercayaan publik.
"Pengamanan ini kami lakukan dengan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional. Semua elemen keamanan sudah kami siapkan dengan cermat, baik dari aspek teknis pengamanan hingga antisipasi potensi kerawanan," kata AKBP Danang usai rakor yang digelar di Mapolres Malang.
Seluruh personel akan ditempatkan berdasarkan analisis kerawanan dan pengalaman sebelumnya. Menurutnya, pengamanan akan dilakukan secara terpadu dan mengedepankan pendekatan humanis. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipatif melalui koordinasi intensif dengan TNI, Pemkab Malang, manajemen Arema FC, dan unsur lainnya.
Keputusan pengerahan 2.000 personel itu setelah kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, manajemen Arema, hingga panitia pelaksana (Panpel) melakukan rapat koordinasi (rakor) pengamanan jelang pertandingan.
Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo menyampaikan, pihaknya akan menerapkan pola pengamanan yang lebih terukur, dan terintegrasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Ia menegaskan, pertandingan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan momentum pemulihan kepercayaan publik.
"Pengamanan ini kami lakukan dengan pendekatan humanis, profesional, dan proporsional. Semua elemen keamanan sudah kami siapkan dengan cermat, baik dari aspek teknis pengamanan hingga antisipasi potensi kerawanan," kata AKBP Danang usai rakor yang digelar di Mapolres Malang.
Seluruh personel akan ditempatkan berdasarkan analisis kerawanan dan pengalaman sebelumnya. Menurutnya, pengamanan akan dilakukan secara terpadu dan mengedepankan pendekatan humanis. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipatif melalui koordinasi intensif dengan TNI, Pemkab Malang, manajemen Arema FC, dan unsur lainnya.
Lihat Juga :