Terungkap! Ibu Keji di Medan Aniaya Anak Kandung Gegara Stiker Hilang di Sekolah

Jum'at, 27 September 2024 - 07:47 WIB
loading...
Terungkap! Ibu Keji...
Polrestabes Medan menahan DT (38) usai menganiaya anak kandungnya, KGL (7) hingga viral di media sosial. Foto/Istimewa
A A A
MEDAN - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Medan Sunggal, Kota Medan berinisial DT (38) resmi ditahan oleh Polrestabes Medan setelah aksinya menganiaya anak kandungnya, KGL (7), viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat DT memukuli putrinya yang masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar (SD) menggunakan ikat pinggang.

Kekerasan ini terungkap setelah seorang guru di sekolah KGL melihat bekas luka di tubuh siswi tersebut dan mendengar pengakuan korban bahwa ia dipukuli oleh ibunya. Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh pihak sekolah ke kepolisian.

Baca juga: Viral! Ibu Kejam Aniaya Anak Kandung hingga Disiram Air Panas

“Kami sudah mengamankan ibu kandung korban,” ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, Iptu Dearma Agustina Sinaga dalam keterangannya, Jumat (27/9/2024).

Aksi kekerasan tersebut diketahui terjadi di dalam rumah dan terekam jelas oleh kamera CCTV yang dipasang di lokasi. Video tersebut dengan cepat viral di media sosial, memicu kemarahan publik terhadap tindakan keji DT.

Terungkapnya kasus ini bermula dari teman korban yang menanyakan mengapa tubuh KGL tampak sakit. Sang anak menjawab dengan polos, “Abis dipukuli mami,” yang kemudian diunggah oleh pengguna media sosial dan menyebar luas.

Selain itu, disebutkan bahwa korban bukan satu-satunya anak yang mengalami kekerasan. Kakaknya juga mengalami nasib serupa, dan kini kedua anak tersebut tinggal bersama gurunya yang mengambil alih perawatan sementara.

Baca juga: Kisah Heroik Jenderal Sintong Panjaitan Pimpin Pasukan Senyap Hancurkan PKI Secepat Kilat

“Guru yang melihat kondisi korban langsung melaporkan ke polisi. Korbannya ada dua, kakak dan adik. Sekarang mereka tinggal sama gurunya,” tambah Iptu Dearma.

Dari keterangan yang didapatkan, pelaku emosi lantaran stiker korban hilang saat di sekolah. “Hasil keterangan tersangka bahwa yang membuat jadi emosi, karena ada hilang stiker di sekolah,” paparnya.

Sebelumnya, seorang ibu di medan Sunggal tega menganiaya anak kandungnya yang masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD) menggunakan ikat pinggang. Tindakan keji ini terungkap ketika teman si anak bertanya mengapa badannya terasa sakit.

Bahkan, saat diperiksa tubuh bagian belakang dalam keadaan membiru babak belur. Setelah itu guru korban melakukan pengecekkan, dan ditemukan jika punggung korban penuh dengan luka-luka dan lebam.

Merasa kasihan, sang guru melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Medan. Setelah mendapatkan laporan, petugas PPA Satreskrim Polrestabes Medan turun ke lokasi mengamankan terduka pelaku pada, Sabtu (21/9) untuk investigasi lebih lanjut.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Viral Lagu “MBG: Mas...
Viral Lagu MBG: Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Bukan Sindiran atau Body Shaming
Anak Zaskia Adya Mecca...
Anak Zaskia Adya Mecca Jadi Saksi Sidang Pemukulan Karyawan, Langsung Maafkan Terdakwa
Rekomendasi
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved