Honor Kerap Menunggak, Bupati Bulukumba Bakal Copot Kordinator PSC

Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:27 WIB
loading...
Honor Kerap Menunggak,...
Bupati Bulukumba saat membagikan sembako kepada warga terdampak COVID-19. Foto: Istimewa
A A A
BULUKUMBA - Aksi mogok puluhan Publik Safety Center (PSC) di Bulukumba berbuntut panjang. BahkanKoordinator PSC bernama Ihwan bakal dicopot karena persoalan tersebut.

Itu disampaikan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali yang berjanji bakal mencopot jabatan Koordinator Publik Safety Center (PSC), Ihwan.

Baca Juga: 54 Petugas PSC Bulukumba Mogok Kerja Karena Empat Bulan Tak Digaji

"PSC kita lakukan evaluasi, termasuk usulan pergantian Koordinator sudah kita ajukan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri)," Kamis, (27/08/2020).

Hanya saja, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bulukumba , masih menanti izin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Surat Keputusan (SK) pergantian pejabat.

"Untuk mengeluarkan SK pergantian harus izin Kemendagri. Sementara akan diisi pelaksana tugas posisi lowong," sebutnya.

Sukri Sappewali menjelaskan, saat ini Bulukumba akan menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, sehingga tidak bisa melakukan mutasi pejabat tanpa izin Kemendagri.

"Enam bulan sebelum Pilkada bupati tidak boleh melakukan mutasi," tandas dia.

Selain koordinator PSC, Purnawirawan TNI tersebut juga memastikan pergantian Kepala Puskesmas Ujung Loe. Pasalnya, Asrianti diduga memperjual-belikan alat pelindung diri atau APD berupa masker bantuan pemerintah.

Hal itu diungkap oleh para tenaga medis di Puskemas Ujung Loe yang mengeluhkan ihwal pembagian masker.

"Saya akan ganti Kepala Puskesmas Ujung Loe," tegas Bupati AM Sukri Sappewali saat ditemui di Gedung DPRD Bulukumba.

Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean, mencurigai horor tenaga PSC Bulukumba diduga disunat. Kecurigaan itu muncul karena anggaran makan minum pegawai PSC Bulukumba, telah dicairkan 100 persen oleh Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Kami telah konfirmasi langsung kepada salah satu pegawai di PSC ternyata selama 6 bulan di tahun 2019 itu tidak terbayarkan," jelasnya.

Kondisi semakin parah, setelah dirinya kembali menemukan tidak adanya pembayaran yang dilakukan bahkan sejak 2018 lalu.

Baca Juga: Gaji Petugas Bakal Dibayarkan, Layanan PSC Bulukumba Segera Normal

"Begitupun tahun 2018 ada enam bulan yang belum terbayarkan oleh Dinkes. Entahlah siapa yang melakukan semua itu," jelasnya.

Pengusaha meubel ini mengaku telah menemukan bukti tanda terima uang yang diberikan oleh bendahara Dinkes Bulukumba kepada koordinator PSC.

"Kami yakin 100 persen koordinator telah memegang uang makan minum pegawai, namun tidak menyampaikan kepada pegawai PSC Bulukumba ," tuturnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaji Ditahan, Anggota...
Gaji Ditahan, Anggota Satpol PP Lhokseumawe Ngamuk Hancurkan Kaca Kantor
Waduh! Ratusan Pengawas...
Waduh! Ratusan Pengawas TPS di Bojonegoro Belum Terima Honor
4.662 Calon Pengawas...
4.662 Calon Pengawas TPS di Banten Jalani Tes Wawancara, Segini Honornya
Honor Tak Cair, Pegawai...
Honor Tak Cair, Pegawai Honorer Keroyok Kepala Satpol PP Madina
Honor Minim, Insentif...
Honor Minim, Insentif RT dan RW di Kota Bandung Bakal Dinaikkan
Miris! Honor Ribuan...
Miris! Honor Ribuan Pegawai Pendukung PON XX Papua 6 Bulan Belum Dibayar
HONOR X8d Ponsel Tipis...
HONOR X8d Ponsel Tipis dengan AI dan Tenaga RAM Tubo
Honor Magic V6 dan Ponsel...
Honor Magic V6 dan Ponsel Robotik: Strategi Honor Melawan Dominasi Apple dan Samsung
Ayah Farel Prayoga Tantang...
Ayah Farel Prayoga Tantang Manajer Buktikan Honor Anaknya Rp10 Miliar
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved