alexametrics

3 Desa di Kota Batu Terdampak Terjangan Puting Beliung

loading...
3 Desa di Kota Batu Terdampak Terjangan Puting Beliung
Para pengungsi saat berada di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A+ A-
MALANG - Warga tiga desa di Kecamatan Bumiaji, merasakan dampak terjangan angin puting beliung yang menerjang Kota Batu, Jawa Timur, pada Minggu 20 Oktober 2019. Ketiga desa tersebut yakni Desa Sumberbrantas, Desa Gunungsari, dan Desa Sumbergondo.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Sasmito menyebutkan hingga Senin (21/10/2019) pukul 02.30 WIB, jumlah warga yang mengungsi akibat terjangan angin puting beliung mencapai sebanyak 1.270 jiwa. (Baca juga: 1.216 Warga Mengungsi, BPBD Kota Batu Siagakan 10 Pos Pengungsi)

Para pengungsi ini tersebar di tujuh pos pengungsian, yakni di Balai Desa Punten, sebanyak 530 jiwa; di Kantor BPBD Kota Batu, sebanyak 379 jiwa; dan Rumah Dinas Wali Kota Batu, sebanyak 122 jiwa.

Selain itu, para pengungsi juga ditampung di SD Negeri Punten 1 sebanyak 173 jiwa; Balai Desa Sidomulyo, sebanyak 7 jiwa; dan di Kantor Kelurahan Songgokerto, sebanyak 19 jiwa.



"Sejak Minggu (20/10/2019) sore, kami telah menyiagakan sebanyak 10 pos untuk menampung para pengungsi. Yakni di Balai Desa Punten, SD Negeri 1 Punten, Kantor BPBD Kota Batu, Rumah Dinas Wali Kota Batu, Balai Desa Tulungrejo, Balai Desa Sidomulyo, Kantor Kelurahan Sisir, Balai Desa Sumbergondo, Sekretarian PGRI, dan GOR Ganesa," ujarnya.

Sasmito juga menyebutkan, hingga tengah malam proses evakuasi masih terus berjalan. Warga di Desa Sumberbrantas, ada sekitar 2.500 jiwa, sekitar 80 persennya sudah mengungsi ke tempat aman.

Terkait ketersediaan logistik untuk para pengungsi, dia menyatakan makanan siap santap sudah mampu disediakan di dapur umum. Selain itu, masih dibutuhkan kebutuhan pokok, pakaian dalam wanita dan anak, diaper, serta pembalut.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak