alexametrics

Ada 1.000 Kendaraan Baru Per Minggu, Cimahi Bisa Jadi Kota Termacet

loading...
Ada 1.000 Kendaraan Baru Per Minggu, Cimahi Bisa Jadi Kota Termacet
Salah satu persimpangan di ruas jalan utama di Kota Cimahi yang selalu macet di pagi dan sore hari. SINDOnews/Adi Haryanto B
A+ A-
CIMAHI - Kasatlantas Polres Cimahi AKP Suharto menilai, dalam beberapa tahun ke depan Kota Cimahi diprediksi bakal mengalami kondisi kemacetan seperti di Kota Bandung. Kemacetan yang sudah sangat terasa selalu terjadi di Jalan Amir Machmud, kendaraan dari arah barat seperti Padalarang, Cianjur, Sukabumi, maupun Purwakarta, yang menuju Bandung pasti melewati jalan tersebut.

Dia mencatat, pertumbuhan kendaraan roda dua dan roda empat di Kota Cimahi sekitar 15% setiap tahunnya atau 1.000 unit kendaraan setiap minggunya. Itu berarti dalam sebulan terjadi penambahan 4.000 unit kendaraan baru di Cimahi.

Jumlah itu jelas sangat berdampak kepada kemacetan karena infrastruktur jalan tidak bertambah setiap bulannya. "Pertambahan jumlah kendaraan ini memang sulit terkontrol sehingga kemacetan pasti terjadi di jam-jam tertentu, terutama pagi dan sore hari. Untuk itu kami meminta kesadaran pengguna jalan untuk mentaati aturan dan rambu lalu lintas agar tidak membuat kemacetan di jalan bertambah parah," tuturnya, Sabtu (19/10/2019).



Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, peningkatan kendaraan setiap tahunnya mencapai 7%. Sedangkan penambahan ruas jalan baru hanya sekitar 1,2% dan itu pun dihitung selama 17 tahun atau sejak 2001 sampai 2018. Pada pagi dan sore hari saat aktivitas tinggi terjadi peningkatan sekitar 50% kendaraan yang melintas di Cimahi.

"Cimahi ini kan kawasan penyangga dan daerah lintasan menuju Kota Bandung atau sebaliknya. Saat jam-jam sibuk atau di siang hari terjadi peningkatan kendaraan sekitar 50% seperti dari wilayah sekitar Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung," sebut Kabid Lalu Lintas, Dishub Kota Cimahi, Endang.

Dia mencontohkan jumlah kendaraan yang melintas di pusat kota yang merupakan jalan nasional menuju ke Kota Bandung, Jalan Jenderal Amir Machmud, setiap harinya ada sekitar 65.000 sampai dengan 95.000 kendaraan. Melihat volume kendaraan yang sebanyak itu tentu tidak sebanding dengan insfratuktur jalan yang ada.

Apalagi diperparah dengan adanya hambatan di samping kanan dan kiri jalan yang berdampak terhadap terganggunya kelancaran arus lalu lintas. "Jika persoalan ini tidak diantisipasi secara serius dari sekarang bisa saja Kota Cimahi menyamai Kota Bandung yang disebut menjadi kota termacet di Indonesia," imbuhnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak