Jual Rumah Bonus Istri, Janda 2 Anak Kebanjiran Pesan Iseng
Senin, 24 Agustus 2020 - 08:04 WIB
loading...
Media sosial milik Eka Wati, kebanjiran pesan pribadi akibat menawarkan penjualan rumah dengan bonus istri. Foto/Ist.
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Pasca viral lantaran menjual rumah dengan bonus bisa jadi suami jika pembeli merupakan laki-laki yang berstatus lajang atau duda, janda anak dua di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, kebanjiran pesan pribadi di Facebook (FB), hingga DM ke Instagram (IG) pribadi.
(Baca juga: Janda 2 Anak Ini Jual Rumah Harta Gono Gini, yang Cocok Bisa Jadi Suami )
"Iya mas, kan kemarin juga waktu posting tidak tahu bakalan seviral ini. Niatnya mau jual rumah, cari jodoh, sama perjuangkan hak anak-anak atas rumah itu," ujar Eka Wati saat dihubungi MNC Media, Senin (25/8/2020).
Janda dua anak ini juga mengaku akun FB dan IG pribadinya banjir pertemanan dan pengikuti oleh banyak akun semenjak dirinya ramai diberitakan. Namun banyak orang yang hanya ingin melihat profil akun pribadinya. "Iya, apa lagi di FB yang minta pertemanan sampai 2000-an lebih. Ada juga di IG tapi tidak banyak. Karena waktu mengunggah jual rumah saat itu hanya via FB," ungkapnya.
Ia mengaku mayoritas yang mengirim pesan pribadi di FB tidak serius menanyakan rumah yang dijual. Justru banyak yang iseng dan hanya ingin kenal. "Banyak yang nanya, tapi belum ada yang serius. Mayoritas pada iseng," imbuhnya. (Baca juga: Tak Main-main, Oknum Kemenhub dan Teman Wanitanya Bawa 3 Kg Sabu )
(Baca juga: Janda 2 Anak Ini Jual Rumah Harta Gono Gini, yang Cocok Bisa Jadi Suami )
"Iya mas, kan kemarin juga waktu posting tidak tahu bakalan seviral ini. Niatnya mau jual rumah, cari jodoh, sama perjuangkan hak anak-anak atas rumah itu," ujar Eka Wati saat dihubungi MNC Media, Senin (25/8/2020).
Janda dua anak ini juga mengaku akun FB dan IG pribadinya banjir pertemanan dan pengikuti oleh banyak akun semenjak dirinya ramai diberitakan. Namun banyak orang yang hanya ingin melihat profil akun pribadinya. "Iya, apa lagi di FB yang minta pertemanan sampai 2000-an lebih. Ada juga di IG tapi tidak banyak. Karena waktu mengunggah jual rumah saat itu hanya via FB," ungkapnya.
Ia mengaku mayoritas yang mengirim pesan pribadi di FB tidak serius menanyakan rumah yang dijual. Justru banyak yang iseng dan hanya ingin kenal. "Banyak yang nanya, tapi belum ada yang serius. Mayoritas pada iseng," imbuhnya. (Baca juga: Tak Main-main, Oknum Kemenhub dan Teman Wanitanya Bawa 3 Kg Sabu )
Lihat Juga :