Layanan Buruk, Afghanistan Diprediksi Hadapi Bencana Virus Corona

Jum'at, 01 Mei 2020 - 20:57 WIB
loading...
Layanan Buruk, Afghanistan...
Warga menunggu pembagian makanan gratis oleh pemerintah Afghanistan di Jalalabad, Afghanistan, 28 April. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Afghanistan diprediksi menghadapi bencana kesehatan dari virus corona karena buruknya sistem layanan kesehatan, gizi buruk, perang dan kondisi rentan lainnya.

Prediksi itu diungkapkan dalam laporan untuk Kongres Amerika Serikat (AS) oleh Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afghanistan (SIGAR) John Sopko. Laporan itu meningkatkan kekhawatiran para pejabat dan anggota parlemen AS bahwa pandemi corona mengancam upaya perdamaian yang didorong AS di Afghanistan.

Penyebaran corona berdampak besar bagi Afghanistan, mulai dari memperumit inisiatif damai hingga memaksa menutup perbatasan yang akan mengacaukan pengiriman barang perdagangan dan bantuan kemanusiaan.

“Afghanistan dalam beberapa kasus, rentan, sistem layanan kesehatan lemah, gizi buruk meluas, perbatasan lemah, pengungsian dalam negeri besar, kedekatan dengan Iran dan konflik yang berlanjut, membuat negara ini akan menghadapi bencana kesehatan dalam beberapa bulan mendatang,” ungkap laporan itu.

Menurut Sopko, naiknya harga makanan di negara miskin itu akan memperburuk krisis. Saat pandemi meluas, AS menekan Taliban dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani untuk membebaskan ribuan militant dan tahanan pemerintah sebagai langkah awal untuk perundingan damai yang seharusnya dimulai pada 10 Maret.

Afghanistan tidak menjadi bagian dalam kesepakatan penarikan pasukan AS pada 29 Februari antara Taliban dan Washington. Perselisihan tentang jumlah tahanan yang harus dibebaskan membuat upaya perdamaian itu terganjal. Afghanistan telah mengonfirmasi 2.200 kasus corona dan 64 kematian akibat pandemi itu.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi...
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kesehatan Primer
Pramono Pastikan Kasus...
Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Polri Gelar Bakti Kesehatan...
Polri Gelar Bakti Kesehatan di Sumbar untuk 222 Orang
Cegah Kanker Serviks,...
Cegah Kanker Serviks, POGI Gelar Vaksinasi HPV Massal 500 Perempuan
Dorong Peran Relawan...
Dorong Peran Relawan Kesehatan, Pemkab Bone Alokasikan Rp174 Miliar untuk UHC
PDIP Berikan Bantuan...
PDIP Berikan Bantuan Solar Cell dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Bencana
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Rekomendasi
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Infografis
Tips Aman Naik Motor...
Tips Aman Naik Motor agar Terhindar dari Virus Corona
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved