alexametrics

Lapas Batam Siapkan Sel Khusus untuk Mindo Tampubolon

loading...
Lapas Batam Siapkan Sel Khusus untuk Mindo Tampubolon
Lapas Batam, Kepulauan Riau, telah mempersiapkan sel khusus untuk Mindo Tampubolon, mantan anggota Polri yang tega menghabisi nyawa istrinya, Putri Mega Umboh. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BATAM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) telah mempersiapkan sel khusus untuk Mindo Tampubolon, mantan anggota Polri yang tega menghabisi nyawa istrinya, Putri Mega Umboh. Sel tersebut tidak mudah dijangkau, baik oleh sesama narapidana ataupun penjaga tahananan.

Kepala Lapas Batam, Surianto menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan sel khusus untuk Mindo. Sel tersebut yakni sel maksimum atau maximum security. Sel ini berukuran kecil dan diisi oleh maksimal 3 orang napi.

"Bisa dibilang, penjara di dalam penjara. Tidak semua orang bisa menjangkaunya. Petugas saja tidak semua bisa masuk. Letaknya tersendiri," kata Surianto, Rabu (26/6/2019).



Dia menambahkan pihak Kejaksaan Negeri Batam telah berkoordinasi dengan Lapas Batam sejak Selasa 25 Juni 2019 penyerahan Mindo Tampubolon. "Kalau kami kan selalu siap kapan saja. Kami hanya tinggal menunggu saja, kapan yang bersangkutan (Mindo) akan diserahkan ke sini," sebutnya.

Menurut Surianto, untuk awal, pihaknya sengaja menempatkan Mindo di sel tersebut untuk penyesuaian diri. Ada beberapa alasan bagi Lapas untuk menempatkan Mindo di sel blok maksimum.

"Alasannya, pertama agar petugas mengenalinya secara jelas. Karena kalau ditempatkan di blok umum, agak sulit dikenali. Selain itu, untuk memastikan yang bersangkutan sehat secara jasmani dan rohani dan juga untuk mengukur lingkungan. Kita kan tidak tahu, apakah di dalam ada musuhnya atau tidak. Intinya demi keamanan yang bersangkutan juga," jelas Surianto.

Saat disinggung terkait jangka waktu yang akan dijalani Mindo di dalam sel tersebut, Surianto mengatakan, dalam ketentuan baku, penempatan dalam sel blok maksimum harus dilakukan selama 1/3 total masa hukuman yang dijatuhkan. Namun, dengan adanya pola assessment yang baru, pihak Lapas tidak hanya memperhatikan masa hukuman saja namun juga dilihat dari pola perilaku sang napi.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak