Pemalsu STNK Lintas Pulau Ditangkap
Minggu, 23 Agustus 2020 - 04:29 WIB
loading...
Pemalsu STNK Lintas Pulau Ditangkap. Foto/SINDOnews/Banda
A
A
A
PEKANBARU - Kepolisian menangkap pemalsu STNK (surat tanda nomor kendaraan) di Pekanbaru, Riau. Tidak hanya di Pekanbaru, pelaku juga sudah melakukan aksi pemalsuan STNK untuk dikirim ke Pulau Jawa.
Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, tersangka berinisial DZ (39). Tersangka sudah melakukan aksi kejahatan dengan melakukan pemalsuan STNK sejak tahun 2018.
Tersangka sudah melayani pengiriman STNK palsu ke Jakarta dan Jawa Barat. "Tersangka kita tangkap di Jalan HM Subrantas Pekanbaru," kata Kompol Hotmartua Ambarita, Sabtu (22/8/2020).
Hasil penyelidikan sementara, tersangka melakukan pemalsuan STNK untuk jenis motor dan mobil seorang diri. Tersangka mengaku mencetak STNK belajar secara otodidak.
Dari penggeledahan polisi di rumah tersangka di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru disita barang bukti perangkat komputer lengkap dengan scanner,printer, bahan percetakan mulai dari kertas HVS,foil silver dan emas yang digunakan untuk logo Bhayangkara juga STNK kepolisian.
"Untuk memalsukan STNK pelaku seorang diri. Namun untuk mencari pembeli, ada kaki tangannya. Untuk rekannya masih kita buru," tukasnya.
Dia menegaskan, modus yang dipakai pelaku untuk mencari keuntungan adalah dengan pura pura bisa mengurus STNK hilang ataupun bermasalah.
Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, tersangka berinisial DZ (39). Tersangka sudah melakukan aksi kejahatan dengan melakukan pemalsuan STNK sejak tahun 2018.
Tersangka sudah melayani pengiriman STNK palsu ke Jakarta dan Jawa Barat. "Tersangka kita tangkap di Jalan HM Subrantas Pekanbaru," kata Kompol Hotmartua Ambarita, Sabtu (22/8/2020).
Hasil penyelidikan sementara, tersangka melakukan pemalsuan STNK untuk jenis motor dan mobil seorang diri. Tersangka mengaku mencetak STNK belajar secara otodidak.
Dari penggeledahan polisi di rumah tersangka di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru disita barang bukti perangkat komputer lengkap dengan scanner,printer, bahan percetakan mulai dari kertas HVS,foil silver dan emas yang digunakan untuk logo Bhayangkara juga STNK kepolisian.
"Untuk memalsukan STNK pelaku seorang diri. Namun untuk mencari pembeli, ada kaki tangannya. Untuk rekannya masih kita buru," tukasnya.
Dia menegaskan, modus yang dipakai pelaku untuk mencari keuntungan adalah dengan pura pura bisa mengurus STNK hilang ataupun bermasalah.
Lihat Juga :