Honorer di Lombok Timur Tega Tebas Istri hingga Tewas Gegara Utang Calo TKI
Jum'at, 21 Juni 2024 - 15:34 WIB
loading...
Seorang honorer di Lombok Timur, MNA (30), diringkus polisi usai menghabisi nyawa istrinya, LS (29), dengan sebilah parang. Foto/Ramli Nurawang/MPI
A
A
A
LOMBOK TIMUR - Seorang honorer di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Timur, MNA (30), tega menghabisi nyawa istrinya, LS (29), dengan sebilah parang di kediaman mereka di Ketangga, Kelurahan Kembang Sari, Kecamatan Selong, Kamis (20/6/2024). Motif di balik kekejaman ini diduga terkait dengan hutang MNA sebagai calo TKI yang tak kunjung dilunasi.
Peristiwa tragis ini berawal saat MNA meminjam parang dari kerabat korban, Sapirin, tanpa sepatah kata pun. Firasat buruk kemudian dirasakan oleh ibu korban, Suryah, yang kemudian menghubungi LS. Namun, LS tidak bisa dihubungi.
Suryah kemudian meminta S, kerabatnya, untuk mendatangi rumah LS. Sesampainya di sana, S mendapati pintu rumah terkunci dari luar. Dengan rasa curiga, S mendobrak paksa pintu dan menemukan LS tergeletak tak bernyawa dengan luka parah di leher akibat sabetan parang.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, motif pembunuhan ini diduga karena MNA sakit hati dengan LS yang tidak mau membantunya melunasi hutang kepada para calon TKI yang dijanjikannya pekerjaan di luar negeri.
Baca Juga: Tragis! Bule Swiss Tewas Masuk Jurang di Bukit Anak Dara Lombok Timur
Peristiwa tragis ini berawal saat MNA meminjam parang dari kerabat korban, Sapirin, tanpa sepatah kata pun. Firasat buruk kemudian dirasakan oleh ibu korban, Suryah, yang kemudian menghubungi LS. Namun, LS tidak bisa dihubungi.
Suryah kemudian meminta S, kerabatnya, untuk mendatangi rumah LS. Sesampainya di sana, S mendapati pintu rumah terkunci dari luar. Dengan rasa curiga, S mendobrak paksa pintu dan menemukan LS tergeletak tak bernyawa dengan luka parah di leher akibat sabetan parang.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, motif pembunuhan ini diduga karena MNA sakit hati dengan LS yang tidak mau membantunya melunasi hutang kepada para calon TKI yang dijanjikannya pekerjaan di luar negeri.
Baca Juga: Tragis! Bule Swiss Tewas Masuk Jurang di Bukit Anak Dara Lombok Timur
Lihat Juga :