alexametrics

Cegah Kebakaran, PT RMM dan DIS Bentuk Tim Kesiapsiagaan

loading...
Cegah Kebakaran, PT RMM dan DIS Bentuk Tim Kesiapsiagaan
PT RMM dan DIS, Kecamatan Natal, Kabupaten Madina, menggelar apel siaga dan simulasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Foto/Zia Nasution
A+ A-
MANDAILING NATAL - PT RMM dan DIS, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) menggelar apel siaga dan simulasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Aksi tersebut guna mengurangi resiko dan mencegah kebakaran hutan.

Pimpinan Management PT RMM-PT DIS, Martua Siahaan mengatakan, perusahaan mengharapkan kerja sama dari seluruh kalangan jajaran masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan ini. "Kepada seluruh karyawan agar memahami tugas maupun tanggung jawab tentang apa yang akan dilakukan pada masing-masing pos apabila terjadi Karhutla, sehingga dapat dikendalikan dengan cepat dan tegas," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, peran muspika di Kecamatan Natal juga penting untuk pencegahan terjadinya kebakaran hutan. "Tanpa dukungan dari muspika, pencegahan kebakaran akan semakin berat," tutur Martua. (Baca Juga: Pelaku Pembakaran Hutan Bisa Dipenjara Selama 10 Tahun)



Dijelaskannya, pihak perusahaan sudah membentuk tim kesiap-siagaan tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah kebun PT RMM dan PT DIS.

"Kebakaran hutan jadi ancaman serius. Untuk itu kami sudah membentuk tim," tandasnya.

Kapolsek Natal AKP JR Purba mengimbau kepada perusahaan serta seluruh lapisan masyarakat agar menjaga supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Sebab bila ditemukan adanya unsur kesengajaan, hal itu merupakan tindak pidana sesuai surat edaran Kapolres Mandailing Natal.

"Saya ingatkan kepada seluruh perusahaan, jangan ada terjadi kebakaran lahan. Apabila ditemukan, maka kami akan segera tindak," tandasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak