Baubau Geger, Siswi SD Dicabuli 26 Pria secara Bergiliran

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:15 WIB
loading...
Baubau Geger, Siswi...
Seorang siswi SD kelas VI di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dicabuli oleh 26 pria secara bergiliran. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
BAUBAU - Seorang siswi SD kelas VI di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dicabuli oleh 26 pria secara bergiliran. Mirisnya, salah satu pelaku merupakan penyandang disabilitas tunanetra.

Pelaku telah melaporkan kasus yang dialaminya ke Kepolisian sebulan lalu. Namun hingga kini belum ada pelaku yang tertangkap.

Baca juga: Kasus Pencabulan Anak di Kepulauan Anambas Melonjak

Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini menimpa korban berinisial RG (13). Sedangkan pelaku pencabulan menurut pengakuan korban berjumlah 26 orang.

Bibi korban, Merlin mengungkapkan, kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Lea-lea sebulan yang lalu, kemudian diambil alih Polres Baubau. Namun hingga kini belum ada satupun pelaku yang tertangkap lantaran pada kabur.



Sejak peristiwa pelecehan seksual yang menimpanya pada akhir April 2024 lalu, korban kini masih mengalami trauma. Korban RG akhirnya terpaksa putus sekolah.

Pencabulan yang dialami korban berawal dari perkenalannya dengan tiga pelaku yang masih berstatus pelajar SMA. Ketiganya lalu mengajak korban ke sebuah rumah kosong di Kelurahan Kolese, Baubau.

Baca juga: Pencabulan Anak-anak Panti Asuhan di Manado Terbongkar, Pelaku Kepala Panti

Di rumah tersebut korban kemudian dicabuli tiga pelaku. Berselang seminggu korban kembali diajak lima pelaku berbeda di lokasi yang sama.

Kelima pelaku yang masih dibawah umur ini kemudian melakukan persetubuhan dengan korban.

Mirisnya salah satu pelaku yang merupakan pemilik rumah adalah seorang penyandang disabilitas kebutaan. Meski tidak dapat melihat pelaku nekat melakukan pencabulan dengan dituntun pelaku lainnya namun tidak sampai melakukan persetubuhan.

Tindakan kejahatan asusila terus terjadi dalam kurun waktu sebulan dengan jumlah pelaku mencapai 26 orang yang didominasi pelaku dibawah umur. Beberapa diantaranya pria dewasa dan seorang penyandang cacat yang mengalami kebutaan

Akibat kejadian tersebut korban kini merasa terkucilkan dari lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya di kecamatan Lea-lea.

Korban merasa malu hingga korban yang sudah duduk di bangku kelas VI SD terpaksa putus sekolah.

Keluarga korban berharap kasus ini mendapat penanganan serius dari kepolisian dan segera menangkap para pelaku.

Sementara itu, Kepala UPTD DP3A Baubau, Nur Aiyni mengatakan bahwa pelaku pencabulan terhadap korban RG lebih dari satu.

"Kalau pastinya (jumlah pelaku) nanti dari Kepolisian, yang jelas lebih dari satu," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Rekomendasi
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved