alexametrics

Asap Kebakaran Hutan di Dumai Riau Semakin Pekat

loading...
Asap Kebakaran Hutan di Dumai Riau Semakin Pekat
Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Dumai Riau semakin pekat. Petugas membagikan masker kepada warga pengguna jalan. Foto/Banda Haruddin Tanjung
A+ A-
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus meluas. Salah satu daerah yang sangat terdampak adalah Kota Dumai. Saat ini kota di pesisir Riau tertutupi asap pekat.

Dimana jarak pandang (visibility) yang terpantau satelit kemarin 4 kilometer kini turun menjadi 2 kilometer. Selain di Dumai, Kabupaten Pelalawan dan Inhu juga turun. (Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis Riau Terus Meluas)

"Jarak pandang di Kota Dumai hanya 2 kilometer karena diselimuti asap. Di Kabupaten Pelalawan dan Inhu jarak pandang sudah kabur," kata Prakirawan Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Yasir Prayuna Rabu (20/3/2019).



Sementara itu titik panas (hot spot) di Riau juga mengalami peningkatan. Dimana pada 19 Maret 2019 sore terpantau 156 titik kini naik menjadi 165 titik.

Sebaran titik panas masih berada di 11 kabupaten dan kota. Di Kabupaten Rokan Hilir 17 titik, Kota Pekanbaru 1 Kabupaten Rokan Hulu 2 titik.

Kemudian di Kabupaten Siak terdeteksi 11titik, Kota Dumai 16 titik Kabupaten Bengkalis titik 39 titik Kabupaten Kampar dua 2. Untuk di Kabupaten Indragiri Hulu 6 titik serta Kabupaten Indragiri Hilir 3 titik.

"Sedangkan di Kabupaten Pelalawan terdeteksi 37 dan Kabupaten Kepulauan Meranti 31 titik," imbuhnya. (Baca Juga: Kebakaran Hutan Meluas, Tiga Kabupaten Riau Diselimuti Asap Pekat)

Kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah terjadi sejak 1 Januari 2019. Riau sudah berstatus siaga kabut asap. Sebanyak 10 helikopter dan 1 pesawat dikerahkan untuk pemadaman.
(rhs)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak