Awas! Natuna Dikepung Kabut Asap Dampak Karhutla di Kalimantan Barat
Selasa, 05 September 2023 - 14:30 WIB
loading...
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat, menyebabkan Kabupaten Natuna, terpapar kabut asap sejak Minggu (3/9/2023). Foto/iNews TV/Alfie Al Rasyid
A
A
A
BATAM - Kabut asap mulai mengepung wilayah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), sejak Minggu (3/9/2023). Kabut asap tersebut, dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat.
Baca juga: Jambi Diselimuti Kabut Asap Akibat Kebakaran Lahan
Hampir seluruh wilayah Kabupaten Natuna, diselimuti kabut asap tebal. Akibat kepungan kabut asap yang dipicu karhutla di Kalimantan Barat tersebut, kualitas udara di wilayah Natuna menjadi menurun dan dapat berdampak kepada kesehatan masyarakat.
Kabut asap akibat karhutla tersebut, juga memicu penurunan jarak pandang di wilayah Kabupaten Natuna. Yakni hanya sekitar 3-4 km saja. Kondisi ini diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan, akibat arah angin yang bertiup ke tenggara.
Baca juga: Mahasiswi Penganiaya Kucing di Padang Terancam Dikeluarkan dari Kampus
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika mengatakan, kabut asap ini mengakibatkan mata terasa perih dan sakit pada tenggorokan. "Masyarakat diimbau menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Kami juga akan membagikan masker kepada masyarakat," tegasnya.
Baca juga: Jambi Diselimuti Kabut Asap Akibat Kebakaran Lahan
Hampir seluruh wilayah Kabupaten Natuna, diselimuti kabut asap tebal. Akibat kepungan kabut asap yang dipicu karhutla di Kalimantan Barat tersebut, kualitas udara di wilayah Natuna menjadi menurun dan dapat berdampak kepada kesehatan masyarakat.
Kabut asap akibat karhutla tersebut, juga memicu penurunan jarak pandang di wilayah Kabupaten Natuna. Yakni hanya sekitar 3-4 km saja. Kondisi ini diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan, akibat arah angin yang bertiup ke tenggara.
Baca juga: Mahasiswi Penganiaya Kucing di Padang Terancam Dikeluarkan dari Kampus
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika mengatakan, kabut asap ini mengakibatkan mata terasa perih dan sakit pada tenggorokan. "Masyarakat diimbau menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Kami juga akan membagikan masker kepada masyarakat," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :