Kisah Timur Pane, Raja Copet dan Jenderal Mayor Terlupakan dari Sumatera Utara
Minggu, 02 Juni 2024 - 06:24 WIB
loading...
A
A
A
Timur Pane juga pernah mengadukan Kolonel Hotman Sitompul kepada Hatta karena tidak memberikan senjata kepada laskarnya. Menurut Sitompul, hal itu dilakukan karena laskar sering bertindak sendiri-sendiri.
Timur Pane sendiri pernah mengajak Letnan Kolonel Richard Siahaan untuk menyerang Medan, namun upaya ini gagal melawan tentara Belanda yang terlatih dan kuat. Meski pernah ditakuti, kejayaan Timur Pane tidak bertahan lama.
Baca Juga: Kisah Letjen KKO Hartono, Jenderal Loyalis Soekarno yang Mati Misterius di Orde Baru
Dia yang dulunya sering melucuti laskar atau polisi, akhirnya dilucuti juga oleh tentara. Timur Pane dicopot dari kemiliteran dan namanya tenggelam sebelum revolusi berakhir di Sumatera Utara.
Pada awal 1949, Dia memimpin Organisasi Pertahanan Rakyat (OPR), namun pada dekade 1950-an, namanya hilang dari percaturan militer di Sumatera Utara, digantikan oleh tokoh-tokoh seperti Tahi Bonar Simatupang atau Abdul Haris Nasution.
Meskipun begitu, nama Timur Pane masih dikenang melalui Yayasan Pendidikan Jenderal Timur Pane, sebagai warisan dari seorang tokoh kontroversial yang pernah menjadi raja copet dan pahlawan terbuang dari Sumatera Utara.
Timur Pane sendiri pernah mengajak Letnan Kolonel Richard Siahaan untuk menyerang Medan, namun upaya ini gagal melawan tentara Belanda yang terlatih dan kuat. Meski pernah ditakuti, kejayaan Timur Pane tidak bertahan lama.
Baca Juga: Kisah Letjen KKO Hartono, Jenderal Loyalis Soekarno yang Mati Misterius di Orde Baru
Dia yang dulunya sering melucuti laskar atau polisi, akhirnya dilucuti juga oleh tentara. Timur Pane dicopot dari kemiliteran dan namanya tenggelam sebelum revolusi berakhir di Sumatera Utara.
Pada awal 1949, Dia memimpin Organisasi Pertahanan Rakyat (OPR), namun pada dekade 1950-an, namanya hilang dari percaturan militer di Sumatera Utara, digantikan oleh tokoh-tokoh seperti Tahi Bonar Simatupang atau Abdul Haris Nasution.
Meskipun begitu, nama Timur Pane masih dikenang melalui Yayasan Pendidikan Jenderal Timur Pane, sebagai warisan dari seorang tokoh kontroversial yang pernah menjadi raja copet dan pahlawan terbuang dari Sumatera Utara.
(ams)
Lihat Juga :