569 Warga Binaan Lapas Sekayu Dapat Remisi
Senin, 17 Agustus 2020 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
"Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, instansi pemerintah, lembaga sosial kemasyarakatan, dan seluruh pihak yang telah turut serta memberi dukungan dalam pelaksanaan tugas-tugas Pemasyarakatan. Ucapan terima kasih dan penghargaan juga disampaikan kepada seluruh petugas Pemasyarakatan yang dengan tulus iklhas telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa selalu mengiringi keinginan luhur kita dengan limpahan rahmat dan karunia-Nya, Aamiin," imbuhnya.
Selanjutnya ia menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan pembinaan kepada warga binaan, salah satunya adalah meningkatkan kualitas listrik, air bersih dan pembuangan limbah didalam Lapas Sekayu.
"Oleh karena itu segerakan buat surat permohonan tembuskan kepada kami nanti kita akan anggarkan," kata Bupati Muba.
Mengenai over capasity yang terjadi kelebihan di Lapas Sekayu, lanjutnya upaya Pemkab Muba dari beberapa tahun lalu mulai dari pembebasan lahan dan mendapat bantuan dari Kementerian Hukum dan Ham untuk pembangunan Lapas sampai sekarang masih terkendala, ditambah adanya kontraksi anggaran dari pusat. Sedangkan di Republik ini seluruh penjara rutan mengalami over capasity.
"Sebelumnya kita mendapatkan bantuan dari pusat, itu yang blok-blok lama kita tingkatkan kapasitasnya atau membangun bertingkat, buat modern, buat sistem modern, agar menjadi Lapas yang layak dan modern."
Mengenai karya Warga Binaan, Dodi mengatakan kegiatan itu sangat bagus, yang mana bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Keperasi dan UMKM, Pengusaha, Balai Latihan Kerja (BLK). Membuat produk-produk dari bahan rotan, makanan, jasa boga, kemudian produk dari kayu untuk dipasarkan keluar.
"Jadi ada simbiosis mutualisme disini, warga binaan ada kegiatan, ada keterampilan dan mendapatkan insentif orang dari luar. Orang dari luar yang kita fasilitasi melalui dinas kita juga mendapatkan keuntungan dari lebercostnya yang bisa dia tekan, seharusnya dengan kapasitas ini lebih bisa meningkatkan produksi lagi," imbuhnya.
Selanjutnya ia menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan pembinaan kepada warga binaan, salah satunya adalah meningkatkan kualitas listrik, air bersih dan pembuangan limbah didalam Lapas Sekayu.
"Oleh karena itu segerakan buat surat permohonan tembuskan kepada kami nanti kita akan anggarkan," kata Bupati Muba.
Mengenai over capasity yang terjadi kelebihan di Lapas Sekayu, lanjutnya upaya Pemkab Muba dari beberapa tahun lalu mulai dari pembebasan lahan dan mendapat bantuan dari Kementerian Hukum dan Ham untuk pembangunan Lapas sampai sekarang masih terkendala, ditambah adanya kontraksi anggaran dari pusat. Sedangkan di Republik ini seluruh penjara rutan mengalami over capasity.
"Sebelumnya kita mendapatkan bantuan dari pusat, itu yang blok-blok lama kita tingkatkan kapasitasnya atau membangun bertingkat, buat modern, buat sistem modern, agar menjadi Lapas yang layak dan modern."
Mengenai karya Warga Binaan, Dodi mengatakan kegiatan itu sangat bagus, yang mana bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Keperasi dan UMKM, Pengusaha, Balai Latihan Kerja (BLK). Membuat produk-produk dari bahan rotan, makanan, jasa boga, kemudian produk dari kayu untuk dipasarkan keluar.
"Jadi ada simbiosis mutualisme disini, warga binaan ada kegiatan, ada keterampilan dan mendapatkan insentif orang dari luar. Orang dari luar yang kita fasilitasi melalui dinas kita juga mendapatkan keuntungan dari lebercostnya yang bisa dia tekan, seharusnya dengan kapasitas ini lebih bisa meningkatkan produksi lagi," imbuhnya.
Lihat Juga :