54 Petugas PSC Bulukumba Mogok Kerja Karena Empat Bulan Tak Digaji

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 20:35 WIB
loading...
54 Petugas PSC Bulukumba...
Petugas PSC Bulukumba mogok kerja karena tak digaji selama empat bulan. Foto: Ilustrasi
A A A
BULUKUMBA - Sebanyak 54 orang pegawai Kantor Publik Safety Center (PSC) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kota Bulukumba , Sulsel mogok kerja karena sudah empat bulan tak digaji.

Suasana PSC terlihat lengang. Padahal seperti diketahui, PSC ini merupakan salah satu garda terdepan milik pemerintah kabupaten yang wajib tanggap bila terjadi kecelakaan dan lainnya. Termasuk dalam percepatan dan penanganan COVID-19 di Bulukumba.

Baca Juga: Pemkab Bulukumba Tak Akan Buru-buru Tetapkan Pejabat Sekwan Definitif

Dari informasi yang diterima, mogok kerja yang dilakukan pegawai PSC Bulukumba , lantaran honor atau gaji mereka selama empat bulan belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Bulukumba .

Legislator Fraksi Partai Golkar Bulukumba, Juandy Tandean merasa kasihan jika honor pegawai PSC Bulukumba belum terbayarkan selama empat bulan.

Aksi mogok kerja yang dilakukan pegawai PSC Bulukumba , kata dia diketahui beberapa waktu. “Sudah lama saya dapat laporan ancaman mogok kerjanya. Tapi hampir lima bulan honor mereka tidak dibayar,” pungkas JT sapaan Juandy Tandean.

Padahal pada kegiatan pansus COVID-19 di DPRD Bulukumba telah menegur Dinas Kesehatan, dr Wahyuni untuk segera melakukan pembayaran gaji pegawai. Namun tidak kunjung dipenuhi.

“Ibu kadis janji akan segera proses, katanya dua hari pasca rapat, tapi sampai sekarang belum ada,” jelasnya.

Padahal para staf dan anak magang yang telah mengabdikan diri di PSC telah bekerja keras, belum lagi di masa pandemi COVID-19 .

“Mereka ditekan, dilarang berbicara di media. Jika mereka lakukan akan diberhentikan, tidak diperpanjang kontraknya, kasihan mereka,” sesal Juandy.

Diketahui, sebanyak 54 orang pegawai Kantor Publik Safety Center (PSC) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan, melakukan mogok kerja, Kamis (14/8/2020).

Kepala Dinas Keuangan Bulukumba, Andi Sufardiman yang dikonfirmasi mengatakan, selama ini pihaknya belum menerima laporan pencairan honor staf Publik Safety Center (PSC) Bulukumba dari Dinas Kesehatan.

“Dinas Kesehatan kita hubungi, kita belum menerima laporan mereka,” singkat Andi Sufardiman, Jumat, (14/08/2020).

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bulukumba, dokter Wahyuni belum merespon.

Salah satu pegawai PSC Bulukumba yang tak ingin identitasnya disebutkan mengaku jika semua pegawai yang mogok kerja berharap gaji segera diselesaikam atau dibayarkan.

“Honor (Gaji) minta dibayarkan, selama itu masih menunggak anggota PSC Bulukumba tidak bakalan masuk. Ini sesuai keluhan teman-teman,” ucapnya.

Baca Juga: 3 Zona Pedestrian Bira Timur Akan Tonjolkan Kearifan Lokal
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memilukan! Alimuddin,...
Memilukan! Alimuddin, Warga Bulukumba Meninggal Sesaat setelah Perekaman E-KTP untuk BPJS
Infrastruktur Penunjang...
Infrastruktur Penunjang Pariwisata Bira Capai 90%, Diyakini Bakal Beri Kenyamanan
Bekas Galian Tambang...
Bekas Galian Tambang Longsor, 4 Petani di Bulukumba Tewas Tertimbun
Disdukcapil Bulukumba...
Disdukcapil Bulukumba Ajak DWP Edukasi Warga Miliki Dokumen Adminduk
Wabup Bulukumba Terima...
Wabup Bulukumba Terima Kunjungan Studi Banding Baznas Gowa
DPRD Minta Pembangunan...
DPRD Minta Pembangunan Bandara Wisata Bulukumba Diprioritaskan
Rekomendasi
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Berita Terkini
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved