FK UGJ Cirebon Dapat Bantuan Mesin Ekstraksi Otomatis Swab COVID-19

loading...
FK UGJ Cirebon Dapat Bantuan Mesin Ekstraksi Otomatis Swab COVID-19
FK UGJ Cirebon menerima bantuan mesin ekstraksi sampel swab COVID-19. Foto/INEWS/Miftahuddin
CIREBON - Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gunung Jati (UGJ) mendapat bantuan alat ekstraksi dan alat polymerase chain reaction (PCR) dari Provinsi Jawa Barat, Rabu (12/8/2020).

Selama massa pandemi COVID-19. FK UGJ telah memeriksa 10.000 lebih sampel swab dari wilayah III Cirebon (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, dan Majalengka). (BACA JUGA:Jika Uji Klinis Vaksin Sinovac Gagal, Ini Langkah Bio Farma)

Penerimaan bantuan mesin esktraksi otomatis, alat PCR, dan reagen dari BNPB, Labkesda dan Dinas Kesehatan Jawa Barat ini, berlangsung di ruang aula FK UGJ. Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan serta Ketua yayasan UGJ Kota Cirebon. (BACA JUGA:Vaksin Merah Putih Ditarget Produksi Januari 2021 Setelah Uji Kinis)

Ketua Yayasan Swadaya Universitas Gunung Jati Dadang Sukandar mengatakan, dengan bantuan mesin ekstraksi otomatis, alat PCR, dan reagen dapat memudahkan petugas untuk bisa lebih meningkatkan dalam pemeriksaan sample swab dan mampu pemeriksa di laboratorium FK UGJ hingga 600 perhari. "Kami sebelumnya hanya mampu melakukan pemeriksaan sekitar 300 perhari," kata Dadang. (BACA JUGA:Diduga Dampak Proyek Kereta Cepat, Tol Padaleunyi Kebanjiran)



Semetara itu, Kepala Laboratorium Covid 19 FK UGJ Donny Naupar mengatakan, sample swab ini bukan saja dari wilayah Ciayumajakuning/ namun dari sebagian wilayah Jawa Barat juga ada.
(awd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top