Jika Uji Klinis Vaksin Sinovac Gagal, Ini Langkah Bio Farma

Rabu, 12 Agustus 2020 - 23:19 WIB
loading...
Jika Uji Klinis Vaksin...
Presiden Jokowi, Ketua Pelaksana KPCPEN Erick Thohir, Menkes Terawan Agus Putranto, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan Dirut PT Bio Farma Honesti Basyir menyaksikan uji klinis vaksin COVID-19 di RSP Upad, Selasa (11/8/2020). Foto/SINDOnews/Dok
A A A
BANDUNG - PT Bio Farma telah menyiapkan langkah antisipasi jika uji klinis vaksin Sinovac asal China di Kota Bandung , gagal. Selain mencari kandidat vaksin lain, Bio Farma juga akan menunggu proses pembuatan vaksin Merah Putih.

"Misalkan (uji klinis) gagal, kami harus mencari alternatif (vaksin) lainl. Berarti kami harus mencari akses (vaksin) lagi sambil menunggu vaksin Merah Putih selesai. Bisa gak kita mencari kandidat yang lain?" kata Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (12/8/2020). (BACA JUGA: Vaksin Merah Putih Ditarget Produksi Januari 2021 Setelah Uji Kinis )

Menurut Bambang, jika uji klinis tahap satu dan dua bagus, kecil sekali kemungkinan tahap ketiga gagal. "Berdasarkan data dan pengalaman pengujian vaksin, hanya 10 persen terjadi kegagalan," kata Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma.

Bambang mengemukakan, PT Bio Farma telah menyiapkan rencana kerja sama dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), lembaga kolaborasi antara pemerintah dengan swasta di Oslo, Norwegia. (BACA JUGA: Bio Farma Klaim Halal Vaksin Sinovach Walau Belum Diuji MUI )

CEPI, ujar Bambang, bergerak di bidang riset agar suatu negara segera mendapatkan kandidat vaksin. Saat ini, PT Bio Farma sedang dalam proses submit proposal ke lembaga tersebut. (BACA JUGA: Komisi VI DPR Dukung Bio Farma Genjot Produksi Vaksin COVID-19 )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Nuraini, Bahagia...
Cerita Nuraini, Bahagia Bisa Mudik Tanpa Panas dan Kehujanan
Gunakan Vaksin Kadaluwarsa,...
Gunakan Vaksin Kadaluwarsa, Dinkes Majalengka Sebut Masih Aman Dipakai
Stok Vaksin 14,9 Juta...
Stok Vaksin 14,9 Juta Dosis, Bio Farma Tunggu Permintaan Kemenkes
Satu Pekan, Bio Farma...
Satu Pekan, Bio Farma Telah Distribusikan 15,4 Juta Dosis Vaksin
Tepis Kelangkaan, Stok...
Tepis Kelangkaan, Stok Vaksin COVID-19 Bio Farma Masih 10,5 Juta Dosis
Jumlah Dosis Bulk dan...
Jumlah Dosis Bulk dan Vaksin Jadi Berbeda, Ini Penjelasan Bio Farma
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Rekomendasi
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved