Pandemi, Minat Warga Bandung Beli Property di Australia Tinggi
Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:03 WIB
loading...
Minat warga Bandung membeli properti di Australia, khususnya Sydney dan Melbourne masih cukup besar. Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Minat warga Bandung membeli properti di Australia, khususnya Sydney dan Melbourne masih cukup besar. Kendati sempat melandai akibat pandemi, minat membeli properti diperkirakan akan kembali menggeliat pada new normal.
"Mungkin lebih tepatnya selama pandemi Covid ini konsumen Bandung menunda pembelian properti di Australia.Tapi kami yakin, nanti akan kembali naik seiring new normal. Karena, selama ini pun pasar Bandung selalu antusias dengan properti Australia," ujar Sales Manager Crown Group Indonesia Reiza Arief, Rabu (12/8/2020). (Baca: Bisnis Hotel di Jawa Barat Anjlok 17,74% Akibat Corona)
Menurut dia, respon pasar Bandung sangat bagus. Bandung selalu menjadi target pasar Crow dan realisasinya selalu di atas ekapektasi. Karakter pasar Bandung hampir sama dengan Jakarta. Umumnya masyarakat Bandung mencari properti yang aman, mudah tersewa, dan mudah mendapatkan pinjaman perbankan. Bahkan, repeat order konsumen Bandung cukup tinggi.
Reiza menjelaskan, pertimbangan lain yang digunakan masyarakat Bandung dalam membeli produk properti di Australia, adalah harga yang hampir setara dengan di Bandung. Menurutnya, dengan harga yang sama, konsumen Bandung akan mendapatkan spesifikasi properti di Australia yang hampir setara dengan di Bandung.
"Umumnya lokasi properti yang dipilih adalah Sydney dan Melbourne. Hampir 40 persen warga Australia tinggal di dua kota ini. Keduanya juga merupakan kota ekonomi terbesar di Australia," katanya. (Baca: Begini Kondisi Bisnis Hotel di Jawa Barat Sejak Pandemi)
"Mungkin lebih tepatnya selama pandemi Covid ini konsumen Bandung menunda pembelian properti di Australia.Tapi kami yakin, nanti akan kembali naik seiring new normal. Karena, selama ini pun pasar Bandung selalu antusias dengan properti Australia," ujar Sales Manager Crown Group Indonesia Reiza Arief, Rabu (12/8/2020). (Baca: Bisnis Hotel di Jawa Barat Anjlok 17,74% Akibat Corona)
Menurut dia, respon pasar Bandung sangat bagus. Bandung selalu menjadi target pasar Crow dan realisasinya selalu di atas ekapektasi. Karakter pasar Bandung hampir sama dengan Jakarta. Umumnya masyarakat Bandung mencari properti yang aman, mudah tersewa, dan mudah mendapatkan pinjaman perbankan. Bahkan, repeat order konsumen Bandung cukup tinggi.
Reiza menjelaskan, pertimbangan lain yang digunakan masyarakat Bandung dalam membeli produk properti di Australia, adalah harga yang hampir setara dengan di Bandung. Menurutnya, dengan harga yang sama, konsumen Bandung akan mendapatkan spesifikasi properti di Australia yang hampir setara dengan di Bandung.
"Umumnya lokasi properti yang dipilih adalah Sydney dan Melbourne. Hampir 40 persen warga Australia tinggal di dua kota ini. Keduanya juga merupakan kota ekonomi terbesar di Australia," katanya. (Baca: Begini Kondisi Bisnis Hotel di Jawa Barat Sejak Pandemi)
Lihat Juga :