Sambut Prabowo di Malang, Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Langkah Inkonstitusional Jokowi

Kamis, 01 Februari 2024 - 20:03 WIB
loading...
Sambut Prabowo di Malang,...
Koalisi Masyarakat Sipil berdemo mengecam langkah inkonstitusional Presiden Joko Widodo di depan Balai Kota Malang, Kamis (1/2/2024) sore. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Koalisi Masyarakat Sipil Malang menyebut pasangan calon (Paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tidak layak dipilih oleh masyarakat. Sebab keduanya lolos sebagai calon peserta Pilihan Presiden (Pilpres), dari jalur yang inkonstitusional.

Hal inilah yang membuat Koalisi Masyarakat Sipil, akhirnya turun ke jalan bersama komunitas Aksi Kamisan, berdemonstrasi di depan Balai Kota Malang, Kamis (1/2/2024) sore. Aksi demonstrasi ini bersamaan dengan kampanye terbuka Partai Demokrat, yang dihadiri oleh Prabowo Subianto.

Saat demonstrasi berlangsung, Prabowo Subianto tengah menghadiri kegiatan kampanye di Stadion Gajayana, Malang, sekitar satu kilometer dari lokasi demonstrasi. Bahkan rombongan peserta kampanye terbuka Partai Demokrat, juga sempat melintasi lokasi demonstrasi Koalisi Masyarakat Sipil.

Baca juga; Warga Diduga Alami Kekerasan saat Bentangkan Spanduk di Kunjungan Jokowi, Ini Penjelasan Paspampres

"Gibran tidak layak menjadi Calon Wakil Presiden karena lahir dari proses yang merusak etika kehidupan bangsa dan tidak konstitusional. Pencalonan Gibran menginjak-injak akal sehat kita dalam berbangsa dan bernegara serta mengingkari konstitusi," kata Daniel Siagian, perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil.

Daniel mewakili Koalisi Masyarakat Sipil menjelaskan, langkah majunya Gibran Rakabuming sarat akan kepentingan kekuasaan. Apalagi proses yang dilalui dengan mengubah konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK), yang sempat diketuai oleh Anwar Usman, paman dari Gibran Rakabuming Raka.

Bagi Koalisi Masyarakat Sipil, keputusan tetap majunya Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wakil presiden (Cawapres) menunjukkan kekuasaan Presiden Joko Widodo, keluarga, dan kroni-kroninya, yang membajak lembaga negara setingkat MK. "Mereka tidak lagi peduli etika dan prinsip -prinsip dasar dalam Konstitusi Negara," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Rekomendasi
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Berita Terkini
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Infografis
Alasan RI Gabung BRICS,...
Alasan RI Gabung BRICS, Prabowo: Kita Mau Berada di Mana-mana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved