Kades Bejat, Bukan Benahi Tata Kelola Desa Malah Asyik Nyabu
Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Plt Camat Penukal, Kusteti mengatakan, belum mengetahui apapun terkait kebenaran kabar tak sedap itu. Sebab, hingga kini belum ada koordinasi kepolisian atau BNN dengan pihaknya. "Belum ada pemberitahuan atau koordinasi secara resmi dengan kami. Sehingga kami tidak dapat bicara banyak soal informasi tersebut," ujarnya, saat dihubungi Rabu (12/8/2020).
Bahkan, ditambahkan Kusteti, Kades dimaksud sempat hadir pada rapat yang mereka gelar pada Selasa (11/8/2020) kemarin, di Kantor Camat Penukal. "Dia bersikap biasa saja, tak ada obrolan tentang hal itu. Jadi kami juga biasa saja," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengimbau pada para Kades agar fokus dalam membangun tata kelola desanya masing-masing. Jangan terpengaruh hal negatif yang justru bisa menjerumuskan. (Baca juga: Dekati Para Legenda Persebaya, Ada Apa dengan Eri Cahyadi? )
"Kalau soal sanksi belum bisa bicara. Karena tak ada pemberitahuan resmi dari aparat penegak hukum. Namun, jika memang terbukti menggunakan narkoba, maka Kades manapun akan dianggap tidak layak lagi secara etika dan aturan untuk menjabat sebagai kades," tegasnya.
Bahkan, ditambahkan Kusteti, Kades dimaksud sempat hadir pada rapat yang mereka gelar pada Selasa (11/8/2020) kemarin, di Kantor Camat Penukal. "Dia bersikap biasa saja, tak ada obrolan tentang hal itu. Jadi kami juga biasa saja," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengimbau pada para Kades agar fokus dalam membangun tata kelola desanya masing-masing. Jangan terpengaruh hal negatif yang justru bisa menjerumuskan. (Baca juga: Dekati Para Legenda Persebaya, Ada Apa dengan Eri Cahyadi? )
"Kalau soal sanksi belum bisa bicara. Karena tak ada pemberitahuan resmi dari aparat penegak hukum. Namun, jika memang terbukti menggunakan narkoba, maka Kades manapun akan dianggap tidak layak lagi secara etika dan aturan untuk menjabat sebagai kades," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :